KULTUR EMBRIO PISANG LIAR Musa acuminata Colla var. microcarpa (Becc.) Nasution: PENGARUH SUHU DAN PENYIMPANAN JANGKA PENDEK

AMALIYA RUHAMA PUTRI, . (2015) KULTUR EMBRIO PISANG LIAR Musa acuminata Colla var. microcarpa (Becc.) Nasution: PENGARUH SUHU DAN PENYIMPANAN JANGKA PENDEK. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
SKRIPSI Amaliya Ruhama Putri_Bio 2011_3425111400_compressed.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (991kB)

Abstract

Penyimpanan jangka pendek embrio pisang liar dapat dijadikan sebagai alternatif konservasi dalam penyelamatan plasma nutfah pisang liar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penyimpanan yang efektif sebagai upaya memperpanjang masa simpan embrio, dan pengaruhnya terhadap perkecambahan dan pertumbuhan embrio zigotik pisang Musa acuminata Colla var. microcarpa (Becc.) Nasution. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen dengan tiga faktorial yaitu jenis organ tanaman yang disimpan (Buah dan Biji), Suhu (-20o – -25oC, 1o – 5oC dan 32o – 40oC), dan lama penyimpanan (4-10 hari, 1 dan 2 bulan). Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2014 - Mei 2015 di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman - Biologi FMIPA UNJ. Media yang digunakan untuk inisiasi embrio adalah media Murashige dan Skoog (MS) dengan penambahan 2.25 mgL-1 BAP, 0.175 mgL-1 IAA, sedangkan media untuk regenerasi dan multiplikasi tunas ditambahkan 0.22 mgL-1 TDZ. Tunas dan kalus yang terbentuk disubkultur setiap 2 bulan selama 6 bulan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa buah yang disimpan selama 4-10 hari pada suhu -20o – -25oC mampu berkecambah pada 12-13 hari setelah inisiasi dengan total persentase perkecambahan sebesar 70%, sedangkan pada biji yang disimpan dalam suhu dan lama penyimpanan yang sama memiliki total persentase perkecambahan 76%. Secara keseluruhan penyimpanan biji lebih efektif dibandingkan buah, biji pisang yang disimpan selama 1 bulan pada suhu 1o – 5oC memiliki total persentase perkecambahan tertinggi (84%). Regenerasi dan multiplikasi tunas pisang dari kultur embrio sampai usia 6 bulan setelah inisiasi cukup tinggi meski telah dilakukan penyimpanan, regenerasi dan multiplikasi tertinggi dihasilkan pada penyimpanan biji selama 4-10 hari pada suhu 1o – 5oC.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Reni Indrayanti, M.Si ; 2). Dr. Ir. Agus Sutanto, M.Sc
Subjects: Sains > Botani
Sains > Fisiologi
Divisions: FMIPA > S1 Biologi
Depositing User: rina . kusniwati
Date Deposited: 15 Nov 2019 11:13
Last Modified: 15 Nov 2019 11:13
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/1563

Actions (login required)

View Item View Item