ANALISIS DAN PERENCANAAN KEBUTUHAN ENODE B JARINGAN 4G LTE WILAYAH KELURAHAN PULO GEBANG JAKARTA TIMUR

MUHAMAD RIDWAN, . (2017) ANALISIS DAN PERENCANAAN KEBUTUHAN ENODE B JARINGAN 4G LTE WILAYAH KELURAHAN PULO GEBANG JAKARTA TIMUR. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
SKRIPSI_MUHAMAD RIDWAN_5215134337_PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jumlah Enode B yang dibutuhkan wilayah Kelurahan Pulo Gebang dalam kurun waktu 2017-2021 berdasarkan capacity planning. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan mengumpulkan data jumlah penduduk di Kelurahan Pulo Gebang yang didapat dari Kantor Kelurahan Pulo Gebang. Waktu penelitian adalah 01 Juli 2017 sampai 31 Juli 2017 dan tempat penelitian adalah di wilayah Kelurahan Pulo Gebang. Jumlah Enode B didapatkan berdasarkan pembagian dari luas wilayah perencanan dibagi dengan luas sel. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pada tahun 2017 nilai OBQ adalah 94227,07 kbps/km2 dengan kepadatan user 395,42 jiwa/km2 sehingga jumlah Enode B yang dibutuhkan adalah 4,28 ≈ 5. Pada tahun 2018 nilai OBQ adalah 98938,90 kbps/km2 dengan kepadatan user 415,19 jiwa/km2 sehingga jumlah Enode B yang dibutuhkan adalah 4,48 ≈ 5. Pada tahun 2019 nilai OBQ adalah 103875,74 kbps/km2 dengan kepadatan user 435,95 jiwa/km2 sehingga jumlah Enode B yang dibutuhkan adalah 4,70 ≈ 5. Pada tahun 2020 nilai OBQ adalah 109079,50 kbps/km2 dengan kepadatan user 457,75 jiwa/km2 sehingga jumlah Enode B yang dibutuhkan adalah 4,94 ≈ 5. Pada tahun 2021 nilai OBQ adalah 114534,297 kbps/km2 dengan kepadatan user 480,64 jiwa/km2 sehingga jumlah Enode B yang dibutuhkan adalah 5,20 ≈ 6. Hubungan dari pengguna jaringan 4G LTE di wilayah Kelurahan Pulo gebang mempengaruhi nilai offered bit quantity, sehingga kapasitas jaringan terus meningkat setiap tahunnya dan menyebabkan dibutuhkan penambahan Enode B, akan tetapi berbanding terbalik dengan luas sel pada tahun perencanaan yang menurun. The purpose of this research is to know the amount of Enode B required by Pulo Gebang Urban Village within 2017-2021 based on capacity planning. The research method used is descriptive research method by collecting data of population in Pulo Gebang Village obtained from Pulo Gebang Village Office. The study period is July 1, 2017 to July 31, 2017 and the research site is in the Pulo Gebang Village area. The number of Enode B is obtained based on the division of the area of the plan divided by the cell area. Based on research results obtained in 2017 the value of OBQ is 94227,07 kbps/km2 with a user density of 395,42 soul/km2 so that the number of Enode B required is 4,28 ≈ 5. By 2018 the value of OBQ is 98938,90 kbps/km2 with a user density of 415,19 soul/km2 so that the number of Enode B required is 4,48 ≈ 5. By 2019 the value of OBQ is 103875,74 kbps/km2 with a user density 435,95 soul/km2 so that the number of Enode B required is 4,70 ≈ 5. By 2020 the value of OBQ is 109079,50 kbps/km2 with a user density 457,75 soul/km2 so that the number of Enode B required is 4,94 ≈ 5. By 2021 the value of OBQ is 114534,297 kbps/km2 with a user density 480,64 soul/km2 so that the number of Enode B required is 5,20 ≈ 6. The relationship of LTE 4G network users in Pulo Gebang Urban Village area affects the value of offered bit quantity, so the capacity of the network continues to increase every year and causes the addition of Enode B, but inversely with the cell area in the decreasing planning year.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1) Dr. Efri Sandi, M.T 2) Dr. Baso Maruddani, M.T
Subjects: Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Elektronika
Divisions: FT > S1 Pendidikan Teknik Elektronika
Depositing User: sawung yudo
Date Deposited: 11 Apr 2022 03:54
Last Modified: 11 Apr 2022 03:54
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/26293

Actions (login required)

View Item View Item