TEKNIK DAN CENGKOK SITERAN JAWA PADA KETAWANG PUSPOWARNO LARAS SLENDRO PATHET MENYURO

ANNISSA RIZKY HARMONY, . (2012) TEKNIK DAN CENGKOK SITERAN JAWA PADA KETAWANG PUSPOWARNO LARAS SLENDRO PATHET MENYURO. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
TEKNIK DAN CENGKOK SIRERAN JAWA PADA KETAWANG PUSPOWARNO LARAS SLENDRO PATHET MENYURO.pdf

Download (742kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara memainkan instrumen siter yang diaplikasikan ke dalam sebuah gendhing agar teknik lebih mudah dimengerti. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh merupakan hasil penelitian berupa observasi, wawancara dan kajian pustaka. Waktu dan tempat Penelitian ini dilaksanakan sejak bulan Oktober 2011 – Juni 2012.Tempat pelaksanaan penelitian yaitu di Institut Seni Indonesia Surakarta,Jalan Ki Hajar Dewantara No. 19 Klentingan, Jebres, Studio Karawitan Radio Republik Indonesia Jakarta, serta Sanggar Among Roso Graha Jala Bakti, Cinere. Hasil Penelitian siter merupakan satu-satunya alat musik petik Jawa. Teknik siteran Jawa dibedakan menjadi 2 yaitu imbal dan ngracik meskipun sebenarnya belum adanya pakem yang tetap, namun banyak pakar siter dan penyiter yang telah memakai istilah tersebut. Cengkok siteran Jawa sebenarnya tidak tertulis secara baku, hanya saja dapat ditulis sebagai permulaan dalam mempelajari siteran Jawa. Namun demikian cengkok siteran Jawa ditentukan oleh seleh dan kreativitas dari penyiter untuk menyajikan cengkok yang unik dan variatif. Untuk mempermudah pemahaman akan teknik dan cengkok siteran Jawa, peneliti mengaplikasikan cengkok siteran pada Ketawang Puspowarno laras slendro pathet menyuro yang dituliskan dalam notasi kepatihan. Implikasi dari hasil penelitian ini, perlu adanya pembelajaran siter di dalam matakuliah musik tradisi atau Gamelan Jawa agar dapat memahami secara merata teknik instrumen yang terdapat dalam Gamelan Jawa. Penulisan literatur mengenai siter dan instrumen garap wingking lainnya dalam Gamelan Jawa perlu ditambah dengan tujuan agar mudah dipelajari oleh generasi penerus. Implikasi terhadap dunia pendidikan yaitu mengupayakan untuk memasukkan mata pelajaran musik tradisi atau dapat juga sebagai extrakurikuler yang wajib diikuti oleh siswa sebagai salah satu usaha untuk melestarikan budaya Nusantara.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Gandung Joko Srimoko, S. Sn. M.Sn ; 2). Dra. Lucy Martiati, Nst. M.Pd
Subjects: Seni Musik > Jenis, Aliran Musik
Divisions: FBS > S1 Pendidikan Tari
Depositing User: hartati tati
Date Deposited: 16 Oct 2019 09:36
Last Modified: 16 Oct 2019 09:36
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/267

Actions (login required)

View Item View Item