PENGARUH KUAT ARUS TERHADAP HASIL PENGELASAN LAS GMAW PADA BAJA ASTM A36

ACHMAD KAHFI, . (2015) PENGARUH KUAT ARUS TERHADAP HASIL PENGELASAN LAS GMAW PADA BAJA ASTM A36. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
ACHMAD KAHFI_5315100235_SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus terhadap cacat las, struktur mikro, kekerasan dan kekuatan tarik pada sambungan las baja ASTM A36. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji radiografi , uji metalografi, uji kekerasan dan uji tarik. Penelitian ini dilakukan di Pusat Pelatihan Kerja Khusus Las di Condet , di PUSPITEK Tengerang, dan di PT. Hepsi Gamma Condet. Waktu dalam melakukan penelitian ini dari bulan November 2014 sampai Februari 2015. Hasil penelitian cacat las berdasarkan data yang didapat yaitu pada spesimen A yang menggunakan arus 100 A ditemukan cacat berupa surface undercutting, internal porosity, dan incomplete penetration. Pada spesimen B dengan arus 120 A ditemukan cacat las berupa excessive position, dan incomplete penetration. Sedangkan pada spesimen C dengan arus 140 A terdapat incomplete penetration dan internal porosity. Pada spesimen D dan E yang menggunakan arus 160 A dan 180 A tidak ditemukan cacat pengelasan. Maka semakin besar arus yang digunakan semakin sedikit cacat las yang terjadi. Struktur yang terbentuk pada semua spesimen di daerah logam induk terdapat struktur ferit dan perlit, pada daerah HAZ terdapat struktur ferit+perlit, sedangkan pada daerah pengelasan terdapat struktur bainit. Hasil pengujian kekerasan tertinggi di daerah logam induk yaitu 168 VHN pada spesimen C dengan arus 140 A. Hasil pengujian kekerasan tertinggi di daerah logam HAZ yaitu 204,67 VHN pada spesimen A dengan arus 100 A. Hasil pengujian kekerasan tertinggi di daerah logam pengelasan yaitu 171,92 VHN pada spesimen A dengan arus 100 A. maka semakin rendah arus yang digunakan semakin menambah kekerasan. Hasil kekuatan tarik terbesar pada kuat arus 180 A yaitu pada spesimen E dengan kekuatan tarik 24,398 kgf/mm2 dengan Ultimate Total Load sebesar 2439,836 kgf. Maka semakin besar arus yang digunakan semakin besar kekuatan tarik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Drs. Tri Bambang AK, M.Pd ; 2). Drs. Syaripuddin, M.Pd
Subjects: Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Mesin, Mekanika Teknik
Divisions: FT > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 8922 not found.
Date Deposited: 18 Apr 2022 00:54
Last Modified: 19 Apr 2022 02:26
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/26721

Actions (login required)

View Item View Item