PENGARUH MANITOL DAN SUKROSA PADA MEDIA PERTUMBUHAN UNTUK PENYIMPANAN JANGKA MENENGAH TUNAS PISANG cv. KEPOK SECARA IN VITRO

STEFANI LIANATA, . (2017) PENGARUH MANITOL DAN SUKROSA PADA MEDIA PERTUMBUHAN UNTUK PENYIMPANAN JANGKA MENENGAH TUNAS PISANG cv. KEPOK SECARA IN VITRO. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
3425122235 - Stefani Lianata.pdf

Download (2MB)

Abstract

Indonesia memiliki lebih dari 200 kultivar pisang, yang diantaranya adalah pisang cv. Kepok. Meskipun pisang cv. Kepok banyak terdapat dipasaran, hanya 10% yang diekspor karena jumlahnya hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Penyimpanan secara in vitro merupakan langkah yang dapat dilakukan untuk upaya penyimpanan plasma nutfah secara in vitro plantlet pisang cv. Kepok. Penggunaan manitol dan sukrosa dapat digunakan sebagai osmoregulator dan dapat memperlambat metabolisme pisang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari konsentrasi manitol dan sukrosa yang tepat untuk penyimpanan jangka menengah secara in vitro. Metode yang dilakukan adalah eksperimen dengan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 2 faktor yaitu sukrosa (1.5, 3%) dan konsentrasi manitol (0,1,2%) dengan 20 pengulangan, masa penyimpanan selama 5-6 bulan. Hasil menunjukkan bahwa media MS (Murashige and Skoog) dengan penambahan manitol 20 gL-1 + sukrosa 30 gL-1 (M2S3) dapat digunakan untuk penyimpanan jangka menengah secara in vitro. Media MS + manitol 20 gL-1 + sukrosa 30 gL-1 dapat mengakibakan pertumbuhan minimal yang dapat dilihat dari jumlah daun, jumlah akar, dan tinggi plantlet. Perlakuan tersebut merupakan perlakuan yang efektif untuk penyimpan plantlet dalam waktu 6 bulan tanpa dilakukan subkultur. Indonesia has more than 200 cultivars of bananas, which include banana cv. Kepok. Although banana cv. Kepok widely available in the market, only 10% are exported because there is only able to meet domestic needs. In vitro storage is a step that can be done to attempt germplasm storage in vitro banana cv. Kepok. The use of mannitol and sucrose can be used as osmoregulator and can slow the metabolism of bananas. The purpose of this study was to look for mannitol and sucrose concentration appropriate for medium-term storage in vitro. The method used was experimental research design completely randomized design (CRD), consists of two factors, sucrose (1.5, 3%) and the concentration of mannitol (0,1,2%) with 20 repetitions, the storage period for 5-6 months. Results showed that MS medium (Murashige and Skoog) with the addition of mannitol 20 gL-1 + sucrose 30 gL-1 (M2S3) can be used for medium-term storage in vitro. Media MS + mannitol 20 gL-1 + sucrose 30 gL-1 resulted in minimum growth that can be seen from the number of leaves, number of roots, and the height of plantlets. Such treatment is an effective treatment for the storage of plantlets within 6 months without any subculture.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1) Dr. Reni Indrayanti, M.Si 2) Agung Sedayu, S.Si, M.Sc
Subjects: Sains > Ilmu Bumi > Biologi
Divisions: FMIPA > S1 Biologi
Depositing User: sawung yudo
Date Deposited: 18 Apr 2022 02:56
Last Modified: 18 Apr 2022 02:56
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/26804

Actions (login required)

View Item View Item