INSTRUMEN MUSIK BAMBU GESEK (BASEK)DI DEPOK

Andry Gusteneus Silaban, . (2016) INSTRUMEN MUSIK BAMBU GESEK (BASEK)DI DEPOK. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tujuan Penelitianini adalah untuk mengetahui proses pembuatan, teknik permainan instrumen musik bambu gesek di Depok.Waktu dan tempatPenelitian ini dilakukan dari bulan Januari 2016 sampai dengan bulanMei 2016. Tempat pelaksanaan penelitian yaitu di Jl. Nuri 4 no 44, Perumna Depok Satu Kota Depok, Jawa Barat.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi, kajian pustaka. Hasil penelitianini Instrumen Musik Bambu Gesek Di Depok yaitu proses pembuatan dan organologi melakukan beberapa tahapan yaitu memilih bambu hitam yang tua untuk menjadi bahan utama instrumen basek, lalu membuat bagian-bagian instrumen basek dari bagian kepala, badan basek, penutup basek, penggesek basek, dan standing basek. Pembuatan bagian-bagian instrumen musik basek ini tidak terlepas dari ilmu organologi sehingga instrumen basek mengahasilkan suara/nada diatonis seperti biola, dan memiliki tiga senar yaitu senar 1 nada D, senar 2 nada G, senar 3 nada C, teknik permainan instrumen musik basek meliputi teknik memainkan instrumen musikbasekdengan cara digesek denganmenggunakan alat penggesek, cara memainkan instrumen ini mirip dengan cello, tehyan, dan rebab. Dengan dua posisi tubuh, posisi duduk dilantai dan posisi duduk di kursi. Implikasidari hasil penelitian instrumen musik bambu gesek di Depok memiliki beberapa implikasi antara lain perlunya, mengetahui proses pembuatan instrumen musik basek, dan untuk dapat mempermudah mengetahui teknik memainkan instrumen musik bambu gesek. Dengan adanya penelitian ini masyarakat dapat mengetahui alat musik baru yaitu instrumen musik bambu gesek. Terhadap bidang pendidikan, instrumen musik basek memanfaatkan bambu dari hasil alam Indonesia, maka sebaiknya memasukan mata pelajaran kreatifitas sebagai mata pelajaran atau ekstrakulikuler wajib, sebagai bentuk mengembangkan kreatifitas bangsa Indonesia, dalam tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Mengingat banyaknya alat musik atau budaya indonesia yang di akui(klaim) oleh negara asing, ada baiknya mendaftarkan instrumen musik bambu gesek ini menjadi alat musik bambu yang ada di Indonesia.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Edy Husni Rachim, M.Pd, ; 2). Didin Supriadi, S.Sen, M.Pd
Subjects: Seni Musik > Musik
Divisions: FBS > S1 Pendidikan Musik
Depositing User: hartati tati
Date Deposited: 15 Jan 2020 12:43
Last Modified: 15 Jan 2020 12:43
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/2818

Actions (login required)

View Item View Item