PENERAPAN MATERI ISU KONTROVERSIAL PADA MATA PELAJARAN SEJARAH Penelitian Deskriptif dengan Pendekatan Kualitatif di SMAN 25 Jakarta

SULIS SETIA NINGSIH, . (2011) PENERAPAN MATERI ISU KONTROVERSIAL PADA MATA PELAJARAN SEJARAH Penelitian Deskriptif dengan Pendekatan Kualitatif di SMAN 25 Jakarta. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (52kB)
[img] Text
COVER.pdf

Download (18kB)
[img] Text
BAB IV KESIMPULAN.pdf

Download (10kB)
[img] Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (161kB)
[img] Text
BAB II METODOLOGI.pdf

Download (114kB)
[img] Text
BAB III OBSERVASI.pdf

Download (123kB)
[img] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (27kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (10kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (108kB)
[img] Text
ORISINALITAS&PERSETUJUAN.pdf

Download (468kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris tentang penerapan materi isu kontroversial di kelas XII IPS 1 SMAN 25 Jakarta. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2010. Metode yang digunakan adalah metode Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Data diperoleh dari hasil observasi melalui pengamatan tidak terlibat (Observasi Non Participan) dan wawancara. Penelitian dilakukan beberapa proses seperti kegiatan observasi di lapangan serta pengumpulan data mengenai penerapan materi isu kontroversial pada mata pelajaran sejarah di SMAN 25 Jakarta. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci dan informan inti. Informan kunci yaitu kepala sekolah SMAN 25 Jakarta Pusat, sedangkan informan inti adalah seorang guru sejarah dan siswa kelas XII IPS 1. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pembelajaran untuk peristiwa sejarah yang bersifat kontroversial telah diterapkan di SMAN 25 Jakarta. Beberapa hasil temuan dari penelitian yang dapat diungkapkan antara lain yaitu: Pertama,siswa memiliki keberanian untuk berpendapat sesuai dengan pemahaman dan pandangannya terhadap isu atau permasalahan. Kedua, siswa memperoleh pemahaman tentang perbedaan pendapat dan sikap demokratis. Ketiga, siswa mampu mengembangkan kemampuan berpikirnya tanpa pemaksaan dari guru ataupun siswa lainnya. Keempat, melalui diskusi kelompok dan tugas kelompok siswa memiliki pemahaman tentang pentingnya kerjasama dalam kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan materi isu kontroversial ini dilaksanakan pada tiap kali pertemuan dan pada materi sejarah yang sifatnya kontroversi agar siswa lebih termotivasi untuk belajar mengkaji dan menganalisis isu-isu kontroversial yang dikembangkan sehingga terjadi proses konstruktivis dan metode pemberian tugas kepada siswa serta sebagai alat evaluasi guru terhadap siswa, dengan penerapan materi isu kontroversial guru dapat mengetahui sejauh mana siswa menyerap materi yang telah diajarkan maupun meningkatkan cara berpikir kritis siswa

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1) Drs. Budiaman, M.Si 2) Adi Nusferadi, M.Hum
Subjects: Ilmu Sejarah > Aneka Ragam Sejarah dan Teori Sejarah
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: sawung yudo
Date Deposited: 30 Jun 2022 08:20
Last Modified: 30 Jun 2022 08:20
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/31201

Actions (login required)

View Item View Item