PERAN JAWARA SEBAGAI ELIT KULTURAL DALAM PEMENANGAN HJ. RATU ATUT CHOSIYAH DI PILKADA BANTEN 2001 DAN 2006.

EZA IHZA MAHENDRA, . (2023) PERAN JAWARA SEBAGAI ELIT KULTURAL DALAM PEMENANGAN HJ. RATU ATUT CHOSIYAH DI PILKADA BANTEN 2001 DAN 2006. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (776kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (362kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (370kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (300kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Eza Ihza Mahendra. Peran Jawara sebagai Elit Kultural dalam Pemenangan Hj.Ratu Atut Chosiyah di Pilkada Banten 2001 dan 2006. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2023. Sebagai sebuah entitas Banten yang memiliki jaringan yang kuat, Jawara bisa dikatakan menjadi kekuatan politik yang efektif di Banten, seperti misalnya dalam mengusung dan memenangkan Hj. Ratu Atut Chosiyah di Pilkada Banten 2001 dan 2006. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan motif dukungan dan peranan Jawara Banten sebagai elite kultural dalam memenangkan Hj. Ratu Atut Chosiyah dalam kontestasi perebutan kekuasaan di Banten, serta untuk mengetahui timbal balik yang didapatkan Jawara Banten setelah Hj. Ratu Atut Chosiyah sudah mendapatkan kekuasaannya. Penelitian ini menggunakan metode historis dengan teknik penulisan deskriptif–naratif. Metode historis merupakan proses menguji dan menganalisis secara kritis peninggalan masa lampau yang kemudian direkonstruksi menjadi penulisan sejarah. Metode historis memiliki beberapa langkah sebagai tahapan untuk menghasilkan penulisan sejarah yang komprehensif dan disusun secara kronologis; Pertama, heuristik yaitu mengumpulkan data-data sumber. Kedua, verifikasi (kritik ekstern dan intern) yaitu kredibilitas dokumen yang menyangkut masalah tulisan atau pengalaman seseorang. Ketiga, interpretasi yaitu proses penafsiran fakta dari sumber-sumber yang sudah lolos verifikasi. Keempat, historiografi yaitu penulisan sejarah. Sumber-sumber yang digunakan adalah sumber primer dan sekunder yang diperoleh dari sumber tertulis dan lisan. Sumber lisan diperoleh dari catatan pribadi dengan melakukan wawancara dengan H. Abdurahman atau yang biasa dikenal dengan Kang Dur, yang merupakan keluarga dari Hj. Ratu Atut Chosiyah, tokoh Jawara Banten, dan menjabat sebagai sekjen di DPP PPPSBBI. Sumber tertulis diperoleh dari arsip KPU Banten, buku, tesis, dan jurnal. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan otonomi daerah membuka kesempatan yang besar bagi para elit di Banten, salah satunya adalah Jawara, untuk bisa melebarkan pengaruhnya kedalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik di Banten. Dewasa ini peranan para Jawara sudah jauh lebih modern dan profesional, dengan menjadi pengusaha, pejabat, dan berpolitik praktis. Sebagai sebuah entitas Banten yang memiliki jaringan yang kuat, Jawara sampai dengan saat ini masih menjadi kekuatan politik yang efektif dalam mengusung dan memenangkan setiap calon pejabat yang akan berkontestasi dalam perebutan kekuasaan di Banten. Kata kunci : elit kultural; Hj. Ratu Atut Chosiyah, peran; Jawara; pilkada Banten tahun 2001 dan 2006. Eza Ihza Mahendra. The role of Jawara as a Cultural Elite in Winning Hj. Ratu Atut Chosiyah in the 2001 and 2006 Banten Regional Head Elections. Thesis. Jakarta: Historical Education Studies Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2023. As a Banten entity with a strong network, Jawara can be said to be an effective political force in Banten, such as in carrying out and winning Hj. Ratu Atut Chosiyah in the 2001 and 2006 Banten Pilkada. This study aims to explain the motives for support and the role of Jawara Banten as a cultural elite in winning Hj. Ratu Atut Chosiyah in the contest for power in Banten, as well as to find out the reciprocity that Jawara Banten got after Hj. Ratu Atut Chosiyah has gained her power. This study uses historical methods with descriptive-narrative writing techniques. The historical method is a process of examining and critically analyzing the relics of the past which are then reconstructed into historical writing. The historical method has several steps as stages to produce a comprehensive and chronologically arranged historical writing; First, heuristics, namely collecting source data. Second, verification (external and internal criticism), namely the credibility of documents relating to someone's writings or experiences. Third, interpretation, namely the process of interpreting facts from sources that have passed verification. Fourth, historiography, namely historical writing. The sources used are primary and secondary sources obtained from written and oral sources. Oral sources were obtained from personal notes by conducting interviews with H. Abdurahman or commonly known as Kang Dur, who is a relative of Hj. Ratu Atut Chosiyah, a Banten Champion figure, and serves as secretary general of the DPP PPPSBBI. Written sources were obtained from the Banten KPU archives, books, theses, and journals. The results of the study show that the implementation of regional autonomy opens up great opportunities for elites in Banten, one of whom is Jawara, to be able to expand their influence into the social, economic and political life of Banten. Today the role of the Jawara is far more modern and professional, by becoming businessmen, officials and practicing politics. As a Banten entity with a strong network, Jawara is still an effective political force in promoting and winning every candidate for office who will contest the power struggle in Banten. Keywords : Banten local elections in 2001 and 2006; cultural elite; Hj. Ratu Atut Chosiyah, role; Jawara.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Muhammad Hasmi Yanuardi, S.S., M.Hum 2). Sri Martini, S.S., M.Hum
Subjects: Ilmu Sejarah > Aneka Ragam Sejarah dan Teori Sejarah
Ilmu Sejarah > Kumpulan Peristiwa Tertentu
Ilmu Politik > Ilmu Politik (umum)
Ilmu Politik > Pemerintahan Lokal dan Sistem Pemerintahan Negara
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 16778 not found.
Date Deposited: 23 Feb 2023 05:59
Last Modified: 23 Feb 2023 05:59
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/37064

Actions (login required)

View Item View Item