PERKEMBANGAN ALIANSI LAKI-LAKI BARU: KETERLIBATAN LAKI-LAKI DALAM WACANA GERAKAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI YOGYAKARTA (2009-2018)

MUHAMMAD RIZKY SURYANA, . (2023) PERKEMBANGAN ALIANSI LAKI-LAKI BARU: KETERLIBATAN LAKI-LAKI DALAM WACANA GERAKAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI YOGYAKARTA (2009-2018). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (896kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (759kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (528kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (482kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (783kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian skripsi ini bertujuan untuk menggali sejarah pembentukan ALB serta dinamika gerakannya dalam pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dari tahun 2009-2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ALB sebagai organisasi pertama di Indonesia yang mengusung gerakan laki-laki dalam mengupayakan keadilan dan kesetaraan gender di Indonesia. Dalam proses penelitian, penulis menggunakan metode penelitian sejarah. Penulis mendapatkan berbagai macam informasi baik primer dan sekunder dalam tahapan pengumpulan sumber. Sumber primer yang didapatkan penulis berasal dari dokumen ALB serta proses wawancara dengan beberapa pengurus serta pendiri ALB. Sumber sekunder didapat dengan menggunakan berbagai literatur, seperti buku, jurnal, skripsi, wawancara, dan artikel di situs web. Data yang ditemukan nantinya melalui tahapan verifikasi atau kritik sumber. Kemudian, penulis melakukan interpretasi serta menulis secara kronologis perkembangan ALB dari 2009-2018. Sejak lahir, laki-laki begitu diuntungkan oleh hak istimewa maskulinitas. Maskulinitas ini nantinya mengarah ke bagaimana struktur patriarki terbentuk di masyarakat, yang membuat posisi perempuan menjadi rentan dengan berbagai bentuk diskriminasi serta kekerasan yang disebabkan oleh hak istimewa laki-laki. Sejak 2009, ALB didirikan sebagai bentuk nyata dari kepedulian laki-laki dalam membangun gerakan keadilan dan kesetaraan gender di Indonesia. Mereka membawa konsep ‘Laki-laki Baru’ untuk melawan diskriminasi serta kekerasan kepada perempuan, yang banyak dilakukan oleh sebagian laki-laki di ruang privat maupun publik. Perilaku kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan salah satunya terwujud dalam kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di basis wilayah gerakan ALB, yaitu Yogyakarta. Hasil penelitian penulis menemukan beberapa contoh program ALB untuk mencegah hal tersebut, salah satunya lewat program Laki-laki Peduli (Men Care+) selama tahun 2013-2018 serta Forum Belajar Maskulinitas di Jakarta yang dimulai sejak tahun 2014 untuk memaknai ulang peran laki-laki sesungguhnya yang suportif, harmonis, dan tidak memberi beban ganda terhadap perempuan pada ranah keluarga. Kata Kunci: ALB, kekerasan dalam rumah tangga, laki-laki, wacana gerakan *** This thesis aims to explore the history of the formation of the New Men Alliance (ALB) and its dynamics in the prevention of domestic violence from 2009 to 2018. The research aims to describe ALB as the first organization in Indonesia that advocates for men's involvement in promoting gender justice and equality in Indonesia. In the research process, the author utilized historical research methods. The author obtained various primary and secondary sources during the data collection phase. Primary sources were derived from ALB documents and interviews with several ALB officials and founders. Secondary sources were gathered from various literature, such as books, journals, theses, interviews, and articles on websites. The data collected underwent verification and source criticism stages. Subsequently, the author interpreted and chronologically documented the development of ALB from 2009 to 2018. Since birth, men have been privileged by masculinity privilege. This masculinity privilege eventually contributes to the formation of patriarchal structures in society, making women vulnerable to various forms of discrimination and violence caused by male privilege. Since 2009, ALB was established as a concrete manifestation of men's concern in building a movement for gender justice and equality in Indonesia. They introduced the concept of the 'New Man' to counteract discrimination and violence against women, often perpetrated by some men in private and public spaces. One of the manifestations of violence and discrimination against women is evident in domestic violence, which occurs in the ALB movement's base area, Yogyakarta. The author's research findings identify several ALB programs aimed at preventing such issues. One of them is the "Men Care+" program conducted from 2013 to 2018, as well as the "Masculinity Learning Forum" in Jakarta, which started to redefine the actual role of men as supportive, harmonious, and not imposing double burdens on women in the family realm. Keywords: ALB, domestic violence, men, movement discourse

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dra. Ratu Husmiati, M.Hum. 2). Dr. Abrar, M.Hum.
Subjects: Ilmu Sejarah > Kronologis Sejarah
Ilmu Sosial > Kondisi Sosial,Masalah Sosial,Reformasi Sosial
Ilmu Sosial > Komunitas Sosial, Ras dan Kelompok
Sejarah Dunia > Indonesia
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 18584 not found.
Date Deposited: 25 Aug 2023 01:41
Last Modified: 25 Aug 2023 01:41
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/39746

Actions (login required)

View Item View Item