KESESUAIAN PENCAHAYAAN PADA RUANGAN KERJA DAN RUANG RAPAT GEDUNG M. SYAFE’I UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 12.0

ADITYA PURNOMO, . (2024) KESESUAIAN PENCAHAYAAN PADA RUANGAN KERJA DAN RUANG RAPAT GEDUNG M. SYAFE’I UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 12.0. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover.pdf

Download (767kB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Universitas Negeri Jakarta Kampus A terdapat beberapa gedung tinggi yang digunakan untuk kebutuhan civitas akademika setiap harinya. Gedung-gedung bertingkat tersebut diantara lain Gedung Raden Ajeng Kartini, Gedung Dewi Satrika, Gedung Ki Hajar Dewantara, Gedung M.Syafe’I, dan beberapa gedung yang lainnya. Dalam penelitian kali ini hanya difokuskan pada Gedung M.Syafe’I terkait dengan system penerangan dan pencahayaannya.Hasil sampel observasi yang peneliti ambil pada Gedung M.Syafe’I Universita Negeri Jakarta di lantai 8 beberapa ruangan rapat masih belum sesuai pencahyaan yang ditetapkan pemerintah pada SNI 6197-2020 dimana minimal pencahayaan ruangan kantor berada di 300 lux sedangkan di Gedung M Syafe’I pengukuran menggunakan lux meter masih berada di agka 280 lux atau dibawah batas yang ditetapkan pemerintah pada setiap ruangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pendekatan gabungan antara survei lapangan dan deskripsi kuantitatif. Peneliti melakukan pengumpulan data secara real-time melalui observasi langsung di ruang kerja yang diteliti. Selain itu, untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pencahayaan, peneliti juga melakukan simulasi menggunakan perangkat lunak DIAlux 12.0. Melalui kombinasi metode ini, peneliti dapat menggambarkan kondisi pencahayaan yang aktual di Gedung M. Syafe’I dan menganalisis optimaliasasi dengan lebih efektif. Hasil perhitungan kuat penerangan menggunakan Dialux Evo 12.0 menunjukkan bahwa desain pencahayaan ruangan ini belum mencapai standar yang diinginkan, yaitu 300 lux untuk ruang rapat dan 350 lux untuk ruang kerja. Hasil akhir dari penelitian masih terdapat ruangan yang belum sesuai dengan SNI 6197-2020. Perancangan ruang kerja dan ruang rapat dalam simulasi Dialux Evo 12.0 mengimplikasikan peningkatan intensitas cahaya dengan pengurangan daya lampu dengan titik lampu di setiap ruangan. Perubahan ini bertujuan untuk mengoptimalkan cahaya alami dan cahaya buatan yang masuk pada ruang kerja dan ruang rapat sehingga tidak terlalu mengganggu konsentrasi mata pada saat bekerja. Dalam rangka meningkatkan nilai tingkat penerangan pada Gedung bertingkat, perhatian khusus perlu diberikan pada penggunaan tirai jendela di ruang yang langsung terkana cahaya alami. Selain itu, spesifikasi lampu yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan standar minimum pencahayaan, yaitu 300 lux untuk ruang rapat dan 350 lux untuk ruang kerja. Hal ini bertujuan untuk memastikan efektivitas penerangan yang diperlukan di kedua ruangan tersebut. Kata Kunci : Kesesuaian, Pencahayaan, Penerangan, Simulasi DIALux evo State University of Jakarta Campus A there are several tall buildings that are used for the needs of the academic community every day. These high-rise buildings include Raden Ajeng Kartini Building, Dewi Satrika Building, Ki Hajar Dewantara Building, M.Syafe'I Building, and several other buildings. In this research, it only focused on the M.Syafe'I Building related to the lighting system and lighting. The results of the observation samples that researchers took at the M.Syafe'I Building of the State University of Jakarta on the 8th floor of several meeting rooms are still not in accordance with the recommendations set by the government in SNI 6197-2020 where the minimum lighting of office rooms is at 300 lux while in Building M Syafe'I measurements using lux meters are still at 280 lux or exceed the limit set by the government in each room. The research method used in this study involves a combined approach between field surveys and quantitative descriptions. Researchers collect data in real-time through direct observation in the workspace studied. In addition, to gain a deeper understanding of lighting, researchers also conducted simulations using DIAlux 12.0 software. Through the combination of these methods, researchers can describe the actual lighting conditions in the M. Syafe'I Building and analyze the optimization more effectively. The results of the calculation of lighting strength using Dialux Evo 12.0 show that the lighting design of this room has not reached the desired standard, which is 300 lux for meeting rooms and 350 lux for workspaces. Full details of the design improvements are contained in the appendix. The design of workspaces and meeting rooms in the Dialux Evo 12.0 simulation implies an increase in light intensity by reducing the power of the lights with light points in each room. This change aims to optimize natural light and artificial light that enters the workspace and meeting room so that it does not interfere too much with eye concentration while working. In order to increase the value of lighting levels in high-rise buildings, special attention needs to be paid to the use of window curtains in spaces that are directly exposed to natural light. In addition, the specifications of the lamps used must be adjusted to the needs of the minimum standard lighting, which is 300 lux for meeting rooms and 350 lux for workspaces. This aims to ensure the effectiveness of the necessary lighting in both rooms. Keywords : suitability. Lighting, Lighting, Simulation DIALux evo

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Drs. Readysal Monantun, M.Pd. 2). Imam Arif Rahardjo, M.T.
Subjects: Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Energi > Energi Listrik
Divisions: FT > S1 Pendidikan Teknik Elektro
Depositing User: Users 21438 not found.
Date Deposited: 31 Jan 2024 07:05
Last Modified: 31 Jan 2024 07:05
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/43920

Actions (login required)

View Item View Item