ANALISIS KETANGGUHAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN TEBET KOTA JAKARTA SELATAN

LISYA ARYANTI, . (2024) ANALISIS KETANGGUHAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN TEBET KOTA JAKARTA SELATAN. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (726kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (290kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (674kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (218kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kecamatan Tebet adalah salah satu wilayah di DKI Jakarta yang rawan terhadap bencana banjir. Wilayah Kecamatan Tebet dilalui oleh Sungai Ciliwung yang memiliki pengaruh signifikan terhadap risiko banjir di daerah tersebut. Banjir yang terjadi berdampak luas bagi masyarakat, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga gangguan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketangguhan bencana banjir kelurahan – kelurahan di Kecamatan Tebet. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dan analisis spasial. Analisis data yang digunakan mengacu pada Panduan Penilaian Ketangguhan Desa/Kelurahan dari BNPB tahun 2021. Hasil penelitian yang didapatkan adalah tiga kelurahan di Kecamatan Tebet yaitu Kelurahan Manggarai, Kelurahan Bukit Duri, dan Kelurahan Tebet Timur termasuk pada kategori Tangguh Pratama, sedangkan empat kelurahan lainnya yaitu Kelurahan Manggarai Selatan, Kelurahan Kebon Baru, Kelurahan Kelurahan Tebet Barat, dan Kelurahan Menteng Dalam termasuk pada kategori Tangguh Madya. Tidak ada kelurahan yang termasuk dalam kategori Tangguh Utama. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata tingkat ketangguhan bencana banjir di Kecamatan Tebet pada komponen kesiapsiagaan pemulihan memiliki nilai terendah sehingga harus menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan agar bisa lebih tangguh dalam menghadapi bencana banjir Kata kunci: Bencana Banjir, Tingkat Ketangguhan Bencana, BNPB ***** Tebet District is one of the districts of Jakarta, Indonesia. The Tebet District is traversed by the Ciliwung River, which has a significant influence on the risk of flooding in the area. The flood that occurred had a wide impact on the community, ranging from infrastructure damage to daily activities disturbances. This research aims to analyze the level of resilience of flood disasters in Tebet sub-districts. Research methods use quantitative and spatial analysis. The analysis of the data used refers to the Village/Urban Resilience Assessment Guidelines from the National Disaster Management Agency in 2021. The results of the study were three Subdistrict in Tebet, namely Manggarai Subdistrict, Bukit Duri Subdistrict, and Tebet Timur Subdistrict, while four other Subdistrict were Manggarai Selatan Subdistrict, Kebon Baru Subdistrict, Tebet Baru Subdistrict, and Menteng Dalam Subdistrict is included in the Tangguh Madya category. There are no sub-districts included in the Tangguh Utama category. According to the analysis, the average level of resilience for flood disasters in Tebet District in the components of recovery preparedness has the lowest value, so it must be a top priority to be improved in order to be more resilient in dealing with flood disasters Key words: Flood disaster, The Level of Disaster Resilience, BNPB

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Prof. Dr. Muzani, Dipl-Eng, M.Si ; 2). Lia Kusumawati, S.Si., M.Eng
Subjects: Geografi, Antropologi > Geografi
Geografi, Antropologi > Ilmu Lingkungan
Geografi, Antropologi > Ekologi sosial
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 23491 not found.
Date Deposited: 25 Jul 2024 01:17
Last Modified: 25 Jul 2024 01:17
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/46428

Actions (login required)

View Item View Item