NADINE RANIA AZZAHRA, . (2025) KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KELURAHAN MARUNDA KECAMATAN CILINCING KOTA JAKARTA UTARA DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR ROB. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
![]() |
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
BAB 1.pdf Download (333kB) |
![]() |
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (533kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (707kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (100kB) | Request a copy |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (169kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara dalam menghadapi bencana banjir rob. Penelitian kuantitatif deskriptif ini dilaksanakan pada Mei-Juli 2024 dengan melibatkan 100 responden yang dipilih menggunakan Proportional Sampling dari total 10.419 kepala keluarga, untuk menentukan 100 kepala keluarga yang mewakili setiap RW yang terdampak bencana banjir rob. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket tertutup, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik skor berdasarkan kerangka kerja LIPI-UNESCO dengan parameter pengetahuan dan sikap, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, serta mobilisasi sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, tingkat kesiapsiagaan masyarakat Marunda tergolong sangat siap (indeks 90,40). Pada parameter rencana tanggap darurat, nilai indeks sebesar 83,72 yang termasuk dalam kategori sangat siap. Sedangkan pada parameter sistem peringatan bencana, indeks kesiapsiagaan tercatat sebesar 76,36 yang berada dalam kategori siap. Namun, pada parameter mobilisasi sumber daya, nilai indeks masih dalam kategori siap dengan nilai 78,49. Meskipun demikian, terdapat perbedaan tingkat kesiapsiagaan pada masing-masing parameter. Rencana tanggap darurat serta pengetahuan dan sikap masyarakat menunjukkan tingkat kesiapsiagaan yang sangat siap, sementara pada parameter sistem peringatan dini dan mobilisasi sumber daya, tingkat kesiapsiagaan masih tergolong siap. Masyarakat telah memiliki rencana tanggap darurat yang baik dan pengetahuan yang memadai. Namun, perlu ditingkatkan upaya dalam penyempurnaan sistem peringatan dini dan mobilisasi sumber daya. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program mitigasi bencana di wilayah tersebut. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Masyarakat, Kelurahan Marunda, Banjir Rob **** This study aims to assess the preparedness level of the community in Marunda Subdistrict, Cilincing District, North Jakarta, in relation to tidal flood disasters. This descriptive quantitative research was conducted from May to July 2024, involving 100 respondents selected through Proportional Sampling from a total of 10,419 households to represent each neighborhood affected by tidal flooding. Data collection was performed through observation, closed questionnaires, and documentation. Data analysis employed a scoring technique based on the LIPI-UNESCO framework, with parameters including knowledge and attitudes, emergency response plans, early warning systems, and resource mobilization. The results indicate that the overall preparedness level of the Marunda community falls into the "highly prepared" category, with an index score of 90.40. The emergency response plan parameter achieved an index score of 83.72, also categorized as highly prepared. In contrast, the disaster warning system parameter recorded a preparedness index of 76.36, categorized as "prepared." The resource mobilization parameter scored 78.49, remaining within the "prepared" category. Despite these findings, variations in preparedness levels exist across parameters. Emergency response plans, along with community knowledge and attitudes, reflect a highly prepared status, while the early warning system and resource mobilization parameters are categorized as prepared. The community possesses a well developed emergency response plan and adequate knowledge; however, efforts to enhance the early warning system and resource mobilization require further strengthening. These findings have significant implications for the development of disaster mitigation programs in the region. Keywords: Preparedness, Community, Marunda Sub-district, Tidal Flood
Item Type: | Thesis (Sarjana) |
---|---|
Additional Information: | 1). Dra. Asma Irma Setianingsih, M.Si. 2). Fauzi Ramadhoan A'Rachman, S.Pd., M.Sc. |
Subjects: | Geografi, Antropologi > Geografi Geografi, Antropologi > Geografi Fisik |
Divisions: | FIS > S1 Pendidikan Geografi |
Depositing User: | Nadine Rania Azzahra . |
Date Deposited: | 03 Mar 2025 02:10 |
Last Modified: | 03 Mar 2025 02:10 |
URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/53810 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |