PENERJEMAHAN IDEOLOGI KULTURAL dalamNOVEL “SITTI NURBAYA” KARYA MARAH RUSLI :(Suatu Analisis IsiTerjemahan dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggrisditerjemahkan oleh Geoge A. Fowler)

HANA ARINTYA, . (2020) PENERJEMAHAN IDEOLOGI KULTURAL dalamNOVEL “SITTI NURBAYA” KARYA MARAH RUSLI :(Suatu Analisis IsiTerjemahan dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggrisditerjemahkan oleh Geoge A. Fowler). Magister thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (372kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (647kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (732kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB)
[img] Text
Lampiran Data Penelitian.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam atau memperoleh pemahaman mendalam tentang penerjemahan ideologi budaya dalam novel Sitti Nurbaya berdasarkan kesepadanan penerjemahan, metode penerjemahan, prosedur penerjemahan, pergeseran penerjemahan, keakuratan dan keberterimaan. Dari 6 jenis ideologi budaya yang diperkenalkan oleh Yasnur Asri, penulis hanya mengklasifikasikannya menjadi 5 jenis ideologi budaya. Teori utama untuk penilaian keakuratan dan keberterimaan hasil terjemahan menggunakan teori Nababan. Metode yang digunakan adalah metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan dari 2 jenis kesepadanan yaitu kesepadanan dinamis/tekstual dan kesepadan formal, penerjemah lebih banyak menerapkan kesepadanan formal. Metode penerjemahan yang muncul dari hasil terjemahan novel tersebut adalah penerjemahan setia (23 data) , semantik (10 data), bebas (1 data), idiom (1 data), komunikatif (6 data). Prosedur penerjemahan yang digunakan adalah pergeseran, kesepadanan, kesepadanan deskripsi, kesepadanan fungsi, adaptasi, sinonim, penambahan, pengurangan, modulasi, parafrase, peminjaman atau pemindahan. Jenis-jenis Pergeseran yang muncul didominasi pergeseran level (281 data) lalu pergeseran kategori struktur (55 data) lalu pergeseran kategori unit (42 data) kemudian pergeseran kategori kelas (5 data) dan terakhir kategori antar sistem (1 data). Keakuratan terjemahan menunjukkan 37 data akurat dari segi kompetensi gramatikal maupun kompetensi linguistik. Keberterimaan terjemahan menunjukkan 34 data berterima dan 3 data kurang berterima dari segi kompetensi pragmatic dan kompetensi strategis. Ketidakberterimaan terdapat pada penggunaan ilokusi yang kurang tepat “ah” menjadi “and” dan penggunaan untuk kalimat idiom dari segi kompetensi strategis ada padanan yang serupa di bahasa sasaran namun tidak digunakan. ****************** This study aims to get deep understanding the translation of cultural ideology in the Sitti Nurbaya novel based on type of ideology the equivalence of translation, translation methods, translation procedures, translation shifts, accuracy and acceptance. This research used qualitative method with content analysis approach. The result showed the most frequency of cultural ideology category is system of thought, belief, habits, social practices developing in the society and the less frequency is A power based on certain thing. The equivalent translation by translator showed mostly the translator used formal equivalent as a strategy. The method showed the translator mostly used faith translation; the other results used semantic method, free translation, idiom translation and communicative translation. The translation procedures used shift, equivalent, description equivalent, functional equivalent, description equivalent, adaptation, synonym, addition, subtraction, modulation, borrowing or transfer.The types of shifts that appear are dominated by 1) level shifts , 2) structural category shifts, 3) unit shifts, 4) class shifts and finally inter-system category. The accuracy of cultural ideology translation shows the majority of accurate data in terms of grammatical competence as well as linguistic competence in addition to this is not separated from the tendency of translators using faithful translation methods. The acceptance of the cultural ideology of translation shows the majority of data acceptable and there are less acceptable data in terms of pragmatic competencies and strategic competencies. Disacceptance is in the use of less precise ilocution and use in idiom sentences, in terms of strategic competence there is a similar equivalent in the target language but not in use

Item Type: Thesis (Magister)
Additional Information: 1). Prof. Yumna Rasyid, M.Pd. ; 2). Dr. Saifur Rohman, M.Hum.
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Inggris
Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Indonesia
Divisions: PASCASARJANA > S2 Linguistik Terapan
Depositing User: Users 2293 not found.
Date Deposited: 26 Apr 2020 13:35
Last Modified: 26 Apr 2020 13:35
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/6250

Actions (login required)

View Item View Item