PENGARUH TERAPI LATIHAN FUNGSIONAL TERHADAP KESEIMBANGAN PASCA CEDERA ANKLE ATLET TARUNG DERAJAT

RASYAD NABIEL AHSANI TAQWIM, . (2026) PENGARUH TERAPI LATIHAN FUNGSIONAL TERHADAP KESEIMBANGAN PASCA CEDERA ANKLE ATLET TARUNG DERAJAT. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
01.COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
02. BAB I.pdf

Download (272kB)
[img] Text
03. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (893kB) | Request a copy
[img] Text
04. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (738kB) | Request a copy
[img] Text
05. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB) | Request a copy
[img] Text
06. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB) | Request a copy
[img] Text
07. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (307kB)
[img] Text
08. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Cedera ankle merupakan salah satu cedera yang paling sering terjadi pada atlet Tarung Derajat karena tingginya frekuensi gerakan tendangan, pendaratan, perubahan arah secara cepat, dan kontak fisik selama latihan maupun pertandingan. Cedera ini dapat menyebabkan gangguan propriosepsi, kontrol neuromuskular, dan stabilitas sendi yang berdampak pada penurunan keseimbangan dinamis. Keseimbangan dinamis merupakan komponen penting dalam Tarung Derajat karena berperan dalam pelaksanaan teknik menyerang, bertahan, maupun mempertahankan postur tubuh saat bergerak. Salah satu pendekatan rehabilitasi yang dapat digunakan untuk memulihkan fungsi tersebut adalah terapi latihan fungsional, yaitu latihan yang dirancang menyerupai pola gerak aktivitas olahraga sehingga mampu meningkatkan kemampuan fungsional atlet secara lebih spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi latihan fungsional terhadap keseimbangan dinamis atlet Tarung Derajat pasca cedera ankle. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 atlet Tarung Derajat yang memiliki riwayat cedera ankle dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari Klub Olahraga Prestasi Universitas Negeri Jakarta dan Satuan Latihan Universitas Darma Persada. Intervensi berupa program terapi latihan fungsional diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Keseimbangan dinamis diukur menggunakan Star Excursion Balance Test (SEBT) yang dinormalisasi terhadap panjang tungkai. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk, Paired Sample t-Test, dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi latihan fungsional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keseimbangan dinamis atlet Tarung Derajat pasca cedera ankle (p < 0,05). Rata-rata skor komposit SEBT pada kaki cedera meningkat dari 73,79 menjadi 89,27 dengan nilai N-Gain sebesar 0,589 yang termasuk kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan keseimbangan dinamis yang bermakna setelah pemberian intervensi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terapi latihan fungsional berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan keseimbangan dinamis atlet Tarung Derajat pasca cedera ankle. Kata Kunci: Terapi latihan fungsional, keseimbangan dinamis, cedera ankle, Star Excursion Balance Test (SEBT), Tarung Derajat ***** Ankle injury is one of the most common injuries experienced by Tarung Derajat athletes due to the high frequency of kicking, landing, rapid changes of direction, and physical contact during training and competition. This injury may impair proprioception, neuromuscular control, and joint stability, resulting in decreased dynamic balance. Dynamic balance is an essential component in Tarung Derajat, as it plays a crucial role in executing offensive and defensive techniques as well as maintaining postural stability during movement. One rehabilitation approach that can be used to restore these functions is functional exercise therapy, which consists of exercises designed to mimic sport-specific movement patterns and improve athletes’ functional abilities. This study aimed to determine the effect of functional exercise therapy on dynamic balance in Tarung Derajat athletes following ankle injury. A quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The sample consisted of 15 Tarung Derajat athletes with a history of ankle injury, selected through purposive sampling from the Sports Achievement Club of Universitas Negeri Jakarta and the Training Unit of Universitas Darma Persada. The intervention consisted of a functional exercise therapy program conducted for six weeks, three sessions per week. Dynamic balance was assessed using the Star Excursion Balance Test (SEBT), with scores normalized to limb length. Data were analyzed using the Shapiro–Wilk test, Paired Sample t-Test, and N-Gain Score.The results showed that functional exercise therapy had a significant effect on dynamic balance in Tarung Derajat athletes following ankle injury (p < 0.05). The mean composite SEBT score of the injured limb increased from 73.79 to 89.27, with an N-Gain score of 0.589, which was categorized as moderate. These findings indicate a meaningful improvement in dynamic balance following the intervention.In conclusion, functional exercise therapy has a significant and effective impact on improving dynamic balance in Tarung Derajat athletes following ankle injury. . Keywords: Functional exercise therapy, dynamic balance, ankle injury, Star Excursion Balance Test (SEBT), Tarung Derajat

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Prof. Dr. Ramdan Pelana, S.Or., M.Or. ; 2). Dzulfiqar Diyananda, S.T., M.Pd.
Subjects: Olah Raga dan Seni Pertunjukan > Olahraga Beladiri
Ilmu Kedokteran > Cedera dan Luka-luka
Ilmu Kedokteran > Terapi
Divisions: FIO > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Rasyad Nabiel Ahsani Taqwim .
Date Deposited: 20 Jul 2026 08:42
Last Modified: 20 Jul 2026 08:42
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/66776

Actions (login required)

View Item View Item