PENANGANAN BANJIR DI JAKARTA PADA MASA PEMERINTAHAN GUBERNUR JOKO WIDODO HINGGA MASA DJAROT SAIFUL HIDAYAT (2012-2017)

ANDIKA TRI CAHYO, . (2026) PENANGANAN BANJIR DI JAKARTA PADA MASA PEMERINTAHAN GUBERNUR JOKO WIDODO HINGGA MASA DJAROT SAIFUL HIDAYAT (2012-2017). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover.pdf

Download (743kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (485kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (627kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (938kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (516kB)
[img] Text
Lampiran dan Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Banjir merupakan permasalahan yang terus dihadapi Jakarta dan frekuensinya cenderung meningkat dari siklus sepuluh tahunan menjadi kejadian yang hampir terjadi di setiap tahun. Kondisi geografis Jakarta yang dilalui 13 sungai utama, tingginya curah hujan, perkembangan tata ruang perkotaan, serta kebijakan penanganan banjir yang telah diterapkan pada periode pemerintahan sebelumnya menjadi faktor yang memengaruhi kompleksitas pengendalian banjir di ibu kota. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya pada masa pemerintahan Gubernur Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan penanganan banjir di Jakarta pada masa pemerintahan Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat periode 2012-2017. Selain itu, penelitian ini menganalisis kesinambungan kebijakan melalui pelaksanaan rencana induk penanganan banjir yang telah dirumuskan pada masa pemerintahan sebelumnya serta realisasi program dan janji politik yang tertuang dalam Buku Putih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama. Penelitian ini juga membahas tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, gaya kepemimpinan masing-masing gubernur, pelaksanaan program, serta perkembangan tren banjir dan genangan selama periode penelitian. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan deskriptif naratif melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan banjir pada masa pemerintahan Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat memiliki kesinambungan yang kuat karena kebijakan yang dijalankan berlandaskan pada rencana induk penanganan banjir yang telah dirumuskan pada masa pemerintahan gubernur-gubernur sebelumnya serta program dan janji politik yang tertuang dalam Buku Putih pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa periode 2012-2017 merupakan fase percepatan implementasi berbagai program pengendalian banjir sebagai kelanjutan dari perencanaan jangka panjang yang telah disusun sejak masa pemerintahan sebelumnya. Perbedaan utama di antara ketiga gubernur terletak pada gaya kepemimpinan dalam mengimplementasikan strategi penanganan banjir. Joko Widodo menerapkan gaya kepemimpinan yang persuasif dan dekat dengan masyarakat, Basuki Tjahaja Purnama dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tegas dalam pelaksanaan kebijakan, sedangkan Djarot Saiful Hidayat lebih berfokus pada keberlanjutan serta pemeliharaan program-program yang telah dicapai pada periode pemerintahan sebelumnya. ***** Flooding has remained a persistent problem in Jakarta, with its frequency increasing from a ten-year cycle to an event that occurs almost every year. Jakarta's geographical condition, traversed by thirteen major rivers, high rainfall intensity, urban spatial development, and flood management policies implemented during previous administrations have all contributed to the complexity of flood control in the capital city. These conditions posed significant challenges for the Provincial Government of the Special Capital Region of Jakarta, particularly during the administrations of Governors Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, and Djarot Saiful Hidayat. This study aims to explain flood management in Jakarta during the administrations of Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, and Djarot Saiful Hidayat from 2012 to 2017. In addition, this study analyzes the continuity of flood management policies through the implementation of the flood management master plan formulated by previous administrations, as well as the realization of the programs and political commitments outlined in the White Paper of the Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama gubernatorial ticket. Furthermore, this study discusses the challenges faced by the Provincial Government of Jakarta, the leadership styles of each governor, the implementation of flood management programs, and the development of flood and inundation trends throughout the study period. This study employs the historical research method using a descriptive-narrative approach through the stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The findings indicate that flood management during the administrations of Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, and Djarot Saiful Hidayat demonstrated strong policy continuity because the policies implemented were based on the flood management master plan formulated by previous governors, as well as the programs and political commitments outlined in the White Paper of the Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama administration. Furthermore, the study shows that the 2012–2017 period represented a phase of accelerated implementation of various flood control programs as a continuation of long-term planning established by previous administrations. The principal difference among the three governors lay in their respective leadership styles in implementing flood management strategies. Joko Widodo adopted a persuasive and community-oriented leadership style, Basuki Tjahaja Purnama was recognized for his firm approach in implementing flood management policies, while Djarot Saiful Hidayat primarily focused on ensuring the continuity and maintenance of programs that had been achieved during the previous administration.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Humaidi, M.Hum; 2). Muhammad Hasmi Yanuardi, S.S., M.Hum.
Subjects: Ilmu Sejarah > Kumpulan Peristiwa Tertentu
Ilmu Sejarah > Kronologis Sejarah
Ilmu Sosial > Ilmu Sosial (Umum)
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Andika Tri Cahyo .
Date Deposited: 23 Jul 2026 01:41
Last Modified: 23 Jul 2026 01:41
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/66933

Actions (login required)

View Item View Item