Rekonstruksi Identitas: Perempuan Muslim dan Narasi Budaya dalam Novel Young Adult karya Samira Ahmed

Widjayanti, Ellita Permata and Aziza, Erlina Nur (2025) Rekonstruksi Identitas: Perempuan Muslim dan Narasi Budaya dalam Novel Young Adult karya Samira Ahmed. Project Report. 0. (Unpublished)

[img] Text
Laporan Penelitian 2025_Ellita.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi identitas perempuan Muslim dalam novel Love, Hate & Other Filters (2018) dan Mad, Bad & Dangerous to Know (2020) karya Samira Ahmed, dengan fokus pada otoritas naratif, agensi tokoh perempuan Muslim, serta relasinya dengan savior narrative dan wacana orientalisme. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan representasi perempuan Muslim dalam sastra Barat yang masih terjebak dalam stereotipe orientalis dan narasi penyelamatan, sehingga mengaburkan kompleksitas identitas perempuan Muslim diaspora. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis tekstual (close reading) dengan memadukan perspektif feminisme interseksional Kimberlé Crenshaw dan teori Orientalisme Edward Said. Data penelitian berupa narasi, dialog, dan unsur intrinsik kedua novel yang dianalisis untuk mengidentifikasi konstruksi identitas, relasi kuasa, strategi penceritaan, serta negosiasi budaya yang dialami tokoh perempuan Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Samira Ahmed merepresentasikan perempuan Muslim sebagai subjek yang terus menegosiasikan identitasnya di antara budaya asal dan budaya Amerika. Novel-novelnya menghadirkan kontestasi antara nilai-nilai Timur dan Barat melalui konflik antargenerasi, konstruksi budaya, dan pilihan-pilihan personal tokoh perempuan. Di satu sisi, tokoh-tokoh perempuan memperoleh ruang untuk menunjukkan agensi, menentukan identitas, dan menolak berbagai bentuk pembatasan terhadap diri mereka. Namun, di sisi lain, representasi tersebut juga masih memperlihatkan reproduksi stereotipe orientalis melalui oposisi biner antara Timur yang diposisikan sebagai tradisional, konservatif, dan mengekang dengan Barat yang direpresentasikan sebagai modern, rasional, dan membebaskan. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi penceritaan Samira Ahmed secara simultan melakukan kritik terhadap stereotipe perempuan Muslim sekaligus masih menyisakan jejak savior narrative dalam konstruksi kebebasan tokohnya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian sastra diaspora, feminisme interseksional, dan representasi perempuan Muslim dalam sastra young adult kontemporer. Kata kunci: perempuan Muslim, young adult literature, Samira Ahmed, feminisme interseksional, orientalisme, savior narrative, diaspora.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Sastra Inggris
Divisions: Laporan Penelitian
Depositing User: Ellita Permata Widjayanti .
Date Deposited: 30 Jul 2026 07:33
Last Modified: 30 Jul 2026 07:33
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/67794

Actions (login required)

View Item View Item