MODEL PERMAINAN BOLA KECIL UNTUK MENINGKATKAN KEPEKAAN VISUALISASI RUANG DAN OBJEK ANAK TUNANETRA

MUHAMAD RASYIED SALEH, . (2026) MODEL PERMAINAN BOLA KECIL UNTUK MENINGKATKAN KEPEKAAN VISUALISASI RUANG DAN OBJEK ANAK TUNANETRA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER REPOSITORY.pdf

Download (937kB)
[img] Text
BAB I REPOSITORY.pdf

Download (458kB)
[img] Text
BAB II REPOSITORY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (531kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III REPOSITORY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (431kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV REPOSITORY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V REPOSITORY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA REPOSITORY.pdf

Download (342kB)
[img] Text
LAMPIRAN REPOSITORY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tunanetra adalah individu yang mengalami gangguan pada indera penglihatan, baik berupa kebutaan total maupun penglihatan yang sangat terbatas (low vision). Kondisi tersebut menyebabkan penyandang tunanetra mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi secara visual sehingga memerlukan metode, media, atau alat bantu khusus dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan dukungan, aksesibilitas, dan layanan yang sesuai, penyandang tunanetra dapat belajar, bekerja, serta berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini dilakukan di Panti Sosial Tuna Netra dan Rungu Wicara Bina Cahaya Batin, Cawang, Jakarta Timur. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sebuah model permainan bola kecil yang dapat membantu anak-anak tunanetra dalam meningkatkan kepekaan visualisasi ruang dan objek. Model permainan bola kecil ini dirancang untuk melatih indra non-visual dan kemampuan orientasi anak tunanetra, guna meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan sosial mereka. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE, yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model permainan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kepekaan visualisasi ruang dan objek pada anak tunanetra. Setiap model permainan bola kecil disusun dengan langkah – langkah yang sederhana dan mudah dipahami. Setelah dilakukan validasi dan revisi berdasarkan data ahli dan implementasi langsung dilapangan dengan sampel 10 anak yang diuji dengan 7 model permainan bola kecil, peneliti menyimpulkan bahwa model permainan bola kecil untuk meingkatkan kepekaan visualisasi ruang dan objek anak tunanetra layak untuk diterapkan. Proses revisi dan validasi yang dilakukan bersama para ahli permainan, ahli psikologi, dan ahli disabilitas secara keseluruhan untuk mengembangkan model yang dapat diimplementasikan. Diharapkan model ini dapat diterapkan di lingkungan pendidikan dan sosial guna memberdayakan anak-anak tunanetra sehingga dapat berpartisipasi lebih aktif dalam masyarakat. Hasil dari pengembangan model permainan bola kecil ini berupa buku panduan yang berisikan 7 variasi model permainan bola kecil yang cocok dan dapat diaplikasikan untuk anak tunanetra. Kata Kunci: Permainan Bola Kecil, Kepekaan Visualisasi, Anak Tunanetra, Metode R&D, Pendidikan Inklusif. ***** A blind person is an individual who experiences visual impairment, either in the form of total blindness or very limited vision (low vision). This condition causes blind people to have difficulty in obtaining information visually, so they require special methods, media, or assistive devices in carrying out daily activities. With appropriate support, accessibility, and services, blind people can learn, work, and actively participate in community life. This research was conducted at the Bina Cahaya Batin Social Home for the Blind and Deaf and Mute, Cawang, East Jakarta. This research aims to design and develop a small ball game model that can help blind children improve their sensitivity to visualization of space and objects. This small ball game model is designed to train the non-visual senses and orientation abilities of blind children, in order to increase their self-confidence and social skills. The study used a Research and Development (R&D) method with the ADDIE approach, encompassing analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results indicate that the developed game models are effective in improving spatial and object visualization sensitivity in visually impaired children. Each small ball game model is structured with simple, easy-to-understand steps. After validation and revision based on expert data and direct field implementation with a sample of 10 children tested with seven small ball game models, the researchers concluded that the small ball game model for improving spatial and object visualization sensitivity in visually impaired children is feasible for implementation. The revision and validation process, conducted with game experts, psychologists, and disability experts, led to the development of an implementable model. It is hoped that this model can be applied in educational and social settings to empower visually impaired children and enable them to participate more actively in society. The result of the development of these small ball game models is a guidebook containing seven variations of small ball game models suitable and applicable to visually impaired children. Keywords: Small Ball Games, Visualization Sensitivity, Visually Impaired Children, R&D Method, Inclusive Education.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Prof. Dr. Sri Nuraini, S.Pd., M.Pd. ; 2). Dr. Fajar Vidya Hartono, S.Pd., M.Pd.
Subjects: Olah Raga dan Seni Pertunjukan > Olah Raga Dalam Ruangan
Divisions: FIO > S1 Olahraga Rekreasi
Depositing User: Muhamad Rasyied Saleh .
Date Deposited: 30 Jul 2026 08:48
Last Modified: 30 Jul 2026 08:48
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/67847

Actions (login required)

View Item View Item