PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN LITERASI SAINS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR

NIA DEVI ANGGRAINI, . (2020) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN LITERASI SAINS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR. Magister thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (3MB)
[img] Text
2. BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (451kB) | Request a copy
[img] Text
2. BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (451kB) | Request a copy
[img] Text
3. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (673kB) | Request a copy
[img] Text
4. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (713kB) | Request a copy
[img] Text
5. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (855kB) | Request a copy
[img] Text
6. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB) | Request a copy
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB) | Request a copy
[img] Text
8. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri dan Literasi Sains terhadap Kemampuan Berpikir Kritis siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SD Islam Al-Ikhwan Tangerang. Metode True Eksperiment dengan desain penelitian Anava dua jalur (treatment by level 2x2 ) diimplementasikan dalam penelitian ini. 40 orang siswa sebagai sampel penelitian dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Siswa pada kelas eksperimen belajar menggunakan model pembelajaran Inkuiri Mandiri dan siswa pada kelas kontrol belajar menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Hasil penelitian ini adalah: (1) adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang diberikan model pembelajaran Inkuiri Mandiri dan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing; (2) adanya interaksi antara model pembelajaran dan literasi sains terhadap kemampuan berpikir kritis siswa; (3) kemampuan berpikir kritis siswa yang diberikan model pembelajaran Inkuiri Mandiri lebih tinggi dibandingkan siswa yang diberikan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada kelompok siswa yang memiliki literasi sains tinggi; dan (4) kemampuan berpikir kritis siswa yang diberikan model pembelajaran Inkuiri Mandiri lebih rendah dibandingkan siswa yang diberikan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada kelompok siswa yang memiliki literasi sains rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri mandiri lebih efektif diterapkan pada siswa yang memiliki literasi sains tinggi karena dapat memberikan perolehan kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Sedangkan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih efektif diterapkan pada siswa yang memiliki literasi sains rendah karena dapat memberikan perolehan kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Kata Kunci : Inkuiri, Literasi Sains, Kemampuan Berpikir Kritis The study aims to determine the effect of the inquiry learning model and scientific literacy on the critical thinking skills of primary school students. This research was conducted on students of class V of SD Islam Al-Ikhwan Tangerang. The True experiment method with a two way Anava research design (treatment by level 2x2) is implemented in this study. 40 students as research samples were selected using simple random sampling techniques. Students in the experiment class learn to use the inquiry mandiri learning model and students in the learning control class using a guided inquiry learning model. The results of this study are: (1) there are differences in students' critical thinking skills given by the inquiry mandiri Learning model and guided inquiry learning model; (2) there is an interaction between learning models and scientific literacy to the students' critical thinking skills; (3) students' critical thinking skills given the inquiry mandiri learning model is higher than that of the students given the guided inquiry learning model in the group of students who have high scientific literacy; and (4) students' critical thinking skills given the inquiry mandiri learning model is lower than those given the guided inquiry learning model in the group of students who have low scientific literacy. Based on the results the study concluded that inquiri mandiri learning model is more affectively applied to students who have high scientific literacy because it can provide high critical thinking skills. While, the guided inquiry learning model is more effectively applied to students who have low scientific literacy because it can provide high critical thinking skills. Keywords: Inquiry, Scientific Literacy, Critical Thinking Skills

Item Type: Thesis (Magister)
Additional Information: 1). Prof. Dr. I Made Astra, M.Si. 2). Erry Utomo, M.Ed, P.hD.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan
Pendidikan > Teori, Penelitian Pendidikan
Sains > Sains, Ilmu Pengetahuan Alam
Divisions: PASCASARJANA > S2 Pendidikan Dasar
Depositing User: NIA DEVI ANGGRAINI .
Date Deposited: 21 Apr 2020 13:40
Last Modified: 21 Apr 2020 13:40
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/6791

Actions (login required)

View Item View Item