EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 MELALUI DISCREPANCY MODEL PADA SEKOLAH DASAR DI KOTA TANGERANG (Penelitian Evaluasi Program/kebijakan tentang Kurikulum 2013 dengan Discrepancy Model)

YENI NURAENI, YN (2020) EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 MELALUI DISCREPANCY MODEL PADA SEKOLAH DASAR DI KOTA TANGERANG (Penelitian Evaluasi Program/kebijakan tentang Kurikulum 2013 dengan Discrepancy Model). Doktor thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf.pdf

Download (4MB)
[img] Text
BAB 1.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (960kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (21MB) | Request a copy

Abstract

Evaluasi Implementasi Kurikulum13 Berdasarkan Discrepancy Model di Sekolah Dasar DI Kota Tangerang. Abstrack Yeni Nuraeni, S3 Pendidikan Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesenjangan Implementasi Kurikulum 2013 antara program yang sudah ditetapkan dengan kenyataan yang terjadi di lapangan pada Sekolah Dasar di Kota Tangerang. Standar evaluasi yang digunakan adalah standar isi (Permendikbud Nomor 21 Tahun 2016), standar proses isi (Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016) dan standar penilaian isi (Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016). Subjek penelitian ditetapkan tiga sekolah rintisan yang sudah menggunakan Kurikulum 2013 yang berada di wilayah Kota Tangerang Provinsi Banten. Ujung tombak dari implementasi kurikulum 2013 ini adalah proses pembelajaran di sekiolah, maka kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran serta melakukan penilaian termasuk komponen yang dievaluasi oleh peneliti. Hasil evaluasi pada standar isi ditemukan kesenjangan tentang perencanaan, perumusan KD dan Indikator, lingkup materi serta karakteristik keilmuan mencapai 29%. Sedangkan hasil evaluasi pada standar proses ditemukan kesenjangan sebesar 30% pada pelaksanaan pembelajaran berbasis saisntifik, pembelajaran tematik terpadu, pembelajaran yang berpusat pada siswa serta pemahaman guru serta pemnggunaan aneka sumber belajar. Pada standar penilaian ditemukan kesenjanagn sebesar 28% pada penilaian autentik yang belum difahami guru secara optimal penilaian otentik, penilaian diri, penilaian portofolio serta penggunaan penilaian dalam bentuk jurnal. Temuan kesenjangan pada penilaian autentik adalah keseimbangan antara penilaian kognitif, afektif dan psikomotor tetap lebih cenderung pada sisi kognitif. Kata Kunci : Implementasi, Kurikulum Nasional, Discrepancy i ABSTRACT YENI NURAENI: Evaluation of Curriculum 2013 Implementation Based on the discrepancy model at the Tangerang City Elementary School. Disertation. Jakarta: Post Graduate Elementary Education, Universitas Negeri Jakarta, 2020. The purpose of this study to describe the gap in Implementation of Curriculum 2013 in primary school in Tangerang City. The subject of research is determined by three pilot schools that have been using the Curriculum 2013 located in the Tangerang City of Banten Province. The Curriculum 2013 Implementation are evaluated by the Content Standards at the definition stage of all content and scope of materials at Competency, (Permendikbud RI No.21 20160. in the content, standards found the gap 29% on planning to learn, basic competence to indictors in thematiclearning, and gap in subject matter characteristic. In the implementation of the process standars (Permendikbud RI, No. 23, 2016), found the gap 30% on scientific approach, using learning media, learning source, teachers centre learning, and thematic learning. .In the implementation of educational assessment standards at the definition stage all components have been implemented, but at the installation stage and stage of the process found gaps in the assessment of authentic 20%, self-assessment, portfolio assessment and the use of valuation in the form of rubric. Most teachers already know about authentic assessment, but it is not easy in the process of authentic assessment. The gap finding on authentic assessment is that the balance between cognitive, affective and psychomotor assessments remains more prone to the cognitive side. Keywords: Implementation, The National Curriculum , Discrepancy model

Item Type: Thesis (Doktor)
Additional Information: 1). Prof.Dr. Zulela, M.Pd 2). Prof.Dr. Endry Boeriswati, M.Pd
Subjects: Pendidikan > Pendidikan
Divisions: PASCASARJANA > S3 Pendidikan Dasar
Depositing User: Yeni Nuraeni .
Date Deposited: 21 Apr 2020 12:29
Last Modified: 21 Apr 2020 12:29
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/6817

Actions (login required)

View Item View Item