TRANSLATION TECHNIQUES AND EQUIVALENCE IN THE ENGLISH VERSION OF INDONESIA'S LAW NO.25 OF 2007 ON CAPITAL INVESTMENT

THALIA JESSICA EMERALDA, . (2026) TRANSLATION TECHNIQUES AND EQUIVALENCE IN THE ENGLISH VERSION OF INDONESIA'S LAW NO.25 OF 2007 ON CAPITAL INVESTMENT. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

This is the latest version of this item.

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (456kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (536kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (433kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (546kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (777kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik penerjemahan dan kesepadanan dalam versi bahasa Inggris Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan istilah dan ekspresi hukum bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris berdasarkan kerangka Molina dan Albir (2002) serta menelaah bagaimana kesepadanan dicapai berdasarkan teori Nida dan Taber (1969). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian terdiri atas kata, frasa, klausa, dan kalimat yang dipilih dari enam bab dalam undang-undang tersebut, yaitu Bab I, Bab III, Bab V, Bab VII, Bab IX, dan Bab X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan teknik penerjemahan yang ditemukan, yaitu established equivalence, modulation, literal translation, calque, transposition, reduction, amplification, dan borrowing. Established equivalence muncul dalam 16 data (30%), modulation dalam 8 data (15%), literal translation dalam 7 data (13%), calque dan transposition masing-masing dalam 6 data (11%), reduction dalam 5 data (9%), serta amplification dan borrowing masing-masing dalam 3 data (6%). Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa formal equivalence muncul dalam 39 data (72%), sedangkan dynamic equivalence muncul dalam 15 data (28%). Formal equivalence banyak ditemukan pada istilah hukum dan ekspresi institusional yang memerlukan konsistensi terminologi, sedangkan dynamic equivalence muncul pada ekspresi yang memerlukan penyesuaian struktur atau leksikal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik penerjemahan yang digunakan dalam dokumen hukum tersebut berkontribusi terhadap tercapainya kesepadanan dengan mempertahankan makna hukum, fungsi institusional, dan maksud regulatif dalam teks sasaran. ***** This study aims to analyze the translation techniques and equivalence in the English version of Indonesia’s Law No. 25 of 2007 on Capital Investment. The objectives of this study are to identify the translation techniques used in translating Indonesian legal terms and expressions into English based on Molina and Albir’s (2002) framework and to examine how equivalence is achieved based on Nida and Taber’s (1969) theory. This study uses a qualitative descriptive method. The data consist of selected words, phrases, clauses, and sentences taken from six chapters of the law, namely Chapter I, Chapter III, Chapter V, Chapter VII, Chapter IX, and Chapter X. The findings show that eight translation techniques were identified, namely established equivalence, modulation, literal translation, calque, transposition, reduction, amplification, and borrowing. Established equivalence appeared in 16 data (30%), modulation in 8 data (15%), literal translation in 7 data (13%), calque and transposition in 6 data each (11%), reduction in 5 data (9%), and amplification and borrowing in 3 data each (6%). The findings also show that formal equivalence appeared in 39 data (72%), while dynamic equivalence appeared in 15 data (28%). Formal equivalence was mainly found in legal terms and institutional expressions that required terminological consistency, while dynamic equivalence appeared in expressions that required structural or lexical adjustment. This study concludes that the translation techniques used in the legal document contributed to the achievement of equivalence by preserving legal meaning, institutional function, and regulatory intent in the target text.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Ati Sumiati, S.S., M.Hum.; 2). Faizzah Shabrina Zhafirah, S.Hum., M.Hum.
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Inggris
Divisions: FBS > S1 Sastra Inggris
Depositing User: Thalia Jessica Emeralda .
Date Deposited: 11 Aug 2026 09:19
Last Modified: 11 Aug 2026 09:19
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/70022

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item