PRINSIP KERJA SAMA GRICE DALAM FILM PENDEK ANIMASI “DER BESUCH” DARI FILMAKADEMIE BADEN-WÜRTTEMBERG

ARMRAY SINUS FAJR, . (2026) PRINSIP KERJA SAMA GRICE DALAM FILM PENDEK ANIMASI “DER BESUCH” DARI FILMAKADEMIE BADEN-WÜRTTEMBERG. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (773kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (359kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (568kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (221kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (298kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama Grice yang terdapat dalam film pendek animasi Der Besuch karya Conrad Tambour dari Filmakademie Baden-Württemberg. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori prinsip kerja sama yang dikemukakan oleh Grice (1989), yang meliputi maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 data tuturan yang dianalisis ditemukan 39 bentuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama Grice. Jumlah bentuk tersebut melebih jumlah data karena terdapat beberapa data yang menunjukkan lebih dari satu maksim sekaligus dalam satu tuturan yang sama, yaitu pada data (2b), (8), (9), dan (13). Pematuhan maksim kuantitas ditemukan sebanyak 9 tuturan, pematuhan maksim relevansi sebanyak 9 tuturan, pematuhan maksim kualitas sebanyak 7 tuturan, dan pematuhan maksim cara sebanyak 2 tuturan, pelanggaran maksim kualitas sebanyak 7 tuturan, pelanggaran maksim relevansi sebanyak 3 tuturan, dan pelanggaran maksim kuantitas sebanyak 2 tuturan, sedangkan pelanggaran maksim cara tidak ditemukan dalam penelitian ini. Dominannya pematuhan terhadap maksim kuantitas dan relevansi menunjukkan bahwa sebagian besar tuturan antartokoh tetap berorientasi pada penyampaian informasi yang sesuai kebutuhan dan relevan sehingga komunikasi dapat berlangsung secara efektif. Sebaliknya, pelanggaran paling banyak ditemukan pada maksim kualitas karena dipengaruhi oleh penggunaan hiperbola dan kondisi psikologis tokoh dalam film. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pematuhan terhadap prinsip kerja sama Grice lebih dominan dibandingkan pelanggaran dalam percakapan antartokoh film pendek animasi Der Besuch. Pematuhan terhadap maksim mendukung penyampaian informasi secara efektif, sedangkan pelanggaran terhadap maksim digunakan untuk mencerminkan kondisi emosional dan psikologis tokoh serta mendukung karakterisasi dalam film. Dengan demikian, prinsip kerja sama Grice dapat digunakan untuk menjelaskan bagaimana tuturan antartokoh membangun komunikasi dan makna dalam film pendek animasi Der Besuch. Kata Kunci: Prinsip Kerja Sama Grice, Maksim, Film Pendek Animasi, Der Besuch ***** This study aims to describe the forms of compliance with and violations of Grice’s Cooperative Principle in the utterances of the animated short film Der Besuch by Conrad Tambour from Filmakademie Baden-Württemberg. This study employed a descriptive qualitative method. The data consisted of utterances in the film that demonstrated compliance with or violations of the four conversational maxims proposed by Grice: Quantity, Quality, Relation, and Manner. Data were collected through repeated viewing, listening, and note-taking and were analyzed using the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that 35 utterances contained 39 forms of maxim compliance and violation, as several utterances demonstrated more than one maxim simultaneously. Compliance was found in the maxim of Quantity (9), Relation (9), Quality (7), and Manner (2), while violations occurred in the maxim of Quality (7), Relation (3), and Quantity (2); no violation of the maxim of Manner was identified. Compliance was more dominant than violation, indicating that the characters generally maintained sufficient and relevant contributions in their interactions. Meanwhile, violations, particularly of the maxim of Quality, were associated with hyperbole and the characters’ psychological conditions. The novelty of this study lies in its examination of both compliance with and violations of all four maxims in a German animated short film that has not previously been examined from this perspective. The study is limited to the utterances and conversational contexts found in Der Besuch. The findings may contribute to pragmatic studies of German audiovisual works and provide an alternative contextual material for teaching the Cooperative Principle in German language learning. Keywords: Grice’s Cooperative Principle; Conversational Maxims; Animated Short Film; Der Besuch; Pragmatics

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Uryadi Rohimin, M.Pd. ; 2). Dra. Rr. Kurniasih Ratri Handayani, M.A.
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Jerman
Divisions: FBS > S1 Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: Armray Sinus Fajr .
Date Deposited: 24 Aug 2026 01:27
Last Modified: 24 Aug 2026 01:27
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/71181

Actions (login required)

View Item View Item