SYAIFUDIN, . (2026) DARI URBANISASI KE EKOVOKASI:REKONSTRUKSI HAK ATAS KOTA BAGI PEREMPUAN MIGRAN DALAM JERATAN PROSTITUSI PERKOTAAN. Doktor thesis, Universitas Negeri Jakarta.
|
Text
1. FILE COVER DAN SURAT PERNYATAAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2. FILE BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
3. FILE BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
4. FILE BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
5. FILE BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (496kB) | Request a copy |
|
|
Text
6. FILE BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (462kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. FILE BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (609kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. FILE DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
9. FILE LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika urbanisasi dalam membentuk dan mereproduksi kerentanan struktural perempuan migran yang terjerat dalam prostitusi perkotaan, mengungkap bentuk eksklusi hak atas kota yang memperkuat marginalisasi sosial, serta merumuskan secara teoritik pendekatan transformatif Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) dalam pemenuhan hak-hak warga rentan di perkotaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan paradigma kritis melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen kebijakan untuk memahami relasi antara urbanisasi, gender, dan ekonomi informal dalam konteks kapitalisme perkotaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (i) orientasi pembangunan perkotaan yang berpusat pada pertumbuhan ekonomi dan kapitalisme ruang telah melahirkan segregasi spasial, keterbatasan akses terhadap pekerjaan layak, serta lemahnya perlindungan sosial bagi perempuan migran. Kondisi tersebut mendorong sebagian perempuan masuk ke sektor informal berisiko, termasuk prostitusi perkotaan, sebagai bentuk survival strategy atas tekanan struktural yang melahirkan urbanization of inequality; (ii) Penelitian ini juga menemukan adanya disconnected citizenship, yaitu kondisi ketika perempuan migran diakui secara administratif sebagai warga kota, tetapi terputus dari akses sosial, ekonomi, dan politik secara substantif; dan (iii) Sebagai kontribusi teoretis dan praktis, penelitian ini menawarkan konsep ekovokasi dalam kerangka PKLH sebagai pendekatan alternatif transformatif berbasis advokasi sosial dan vokasi lintas sektor melalui rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa prostitusi perkotaan merupakan dampak struktural urbanisasi yang menyingkirkan kelompok rentan dari hak dasar sebagai warga kota sehingga pemulihan martabat dan kewargaan substantif menjadi agenda penting dalam pembangunan perkotaan yang inklusif dan berkeadilan.
| Item Type: | Thesis (Doktor) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Prof. Dr. Agung Purwanto, M.Si. (Promotor) 2. Prof. Dr. Budiaman, M.Si. (Ko-Promotor) |
| Subjects: | Ilmu Sosial > Kondisi Sosial,Masalah Sosial,Reformasi Sosial Ilmu Sosial > Demografi, Penduduk, Ilmu Kependudukan Ilmu Sosial > Patologi Sosial dan Kesejahteraan Sosial |
| Divisions: | PASCASARJANA > S3 Pendidikan Lingkungan |
| Depositing User: | Syaifudin . |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:49 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:49 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/71723 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
