STRATEGI GURU DALAM MELATIH KETERAMPILAN EMOSIONAL SISWA DENGAN AUTISME

AURELLIA AZZAHRA, . (2026) STRATEGI GURU DALAM MELATIH KETERAMPILAN EMOSIONAL SISWA DENGAN AUTISME. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover_Aurellia Azzahra_1102619093.pdf

Download (748kB)
[img] Text
Bab 1_Aurellia Azzahra_1102619093.pdf

Download (88kB)
[img] Text
Bab 2_Aurellia Azzahra_1102619093.pdf
Restricted to Registered users only

Download (312kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 3_Aurellia Azzahra_1102619093.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 4_Aurellia Azzahra_1102619093.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 5_Aurellia Azzahra_1102619093.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar pustaka_Aurellia Azzahra_1102619093.pdf

Download (143kB)
[img] Text
Lampiran_Aurellia Azzahra_1102619093.pdf
Restricted to Registered users only

Download (754kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan guru dalam melatih keterampilan emosional pada anak dengan autisme melalui pendekatan pembelajaran individual di rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus terhadap seorang anak laki-laki berinisial AG yang berusia 6 tahun dan telah terdiagnosis Autism Spectrum Disorder (ASD) tingkat sedang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada metode Miles dan Huberman (2015) yang terdiri dari tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik anak. Strategi yang digunakan antara lain: (1) strategi berbasis minat khusus anak, yaitu menyisipkan materi emosional ke dalam aktivitas yang sangat disukai anak, seperti bermain kereta api dan menggambar misalnya saat anak bermain, guru memperkenalkan ekspresi wajah tertentu untuk mengenalkan emosi seperti senang, sedih, atau marah, (2) strategi penguatan positif, dengan memberikan pujian verbal atau hadiah sederhana ketika anak berhasil mengenali dan mengekspresikan emosi secara tepat, guna meningkatkan motivasi dan penguatan perilaku adaptif dan (3) pendekatan visual, seperti penggunaan kartu emosi, gambar ekspresi wajah, dan jadwal visual harian untuk membantu anak memahami dan mengelola emosi melalui media visual yang lebih mudah diterima oleh anak dengan ASD. Tantangan yang dihadapi guru meliputi keterbatasan sumber daya, waktu pelaksanaan yang terbatas, serta kurangnya kolaborasi antara pihak sekolah, keluarga, dan tenaga profesional lainnya. Kesimpulannya, strategi individual yang terstruktur dan disesuaikan dengan minat serta kemampuan anak terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan emosional anak dengan autisme. Namun, efektivitas strategi tersebut memerlukan dukungan lintas pihak secara konsisten agar dapat berjalan optimal.` Kata kunci: Strategi guru, keterampilan emosional, anak dengan autisme. ***** This study aims to describe the strategies implemented by teachers in training emotional skills in children with autism through an individual learning approach at home. This study uses a descriptive qualitative method with a case study design on a 6-year-old boy with the initials AG who has been diagnosed with moderate Autism Spectrum Disorder (ASD). Data collection techniques are carried out through direct observation, in-depth interviews with teachers and parents, and documentation. Data analysis techniques refer to the Miles and Huberman (2015) method which consists of three stages, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The research findings show that teachers apply learning strategies that are adjusted to the characteristics of the child. The strategies used include: (1) strategies based on children's special interests, namely inserting emotional material into activities that children really like, such as playing trains and drawing, for example when children play, teachers introduce certain facial expressions to introduce emotions such as happy, sad, or angry, (2) positive reinforcement strategies, by giving verbal praise or simple gifts when children succeed in recognizing and expressing emotions appropriately, in order to increase motivation and strengthen adaptive behavior and (3) visual approaches, such as the use of emotion cards, facial expression pictures, and daily visual schedules to help children understand and manage emotions through visual media that are more easily accepted by children with ASD. Challenges faced by teachers include limited resources, limited implementation time, and lack of collaboration between schools, families, and other professionals. In conclusion, individual strategies that are structured and tailored to children's interests and abilities have proven effective in developing the emotional skills of children with autism. However, the effectiveness of these strategies requires consistent cross-party support in order to run optimally. Keywords: Teacher strategies, emotional skills, children with autism.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Marja, M.Pd. ; 2). Dr. Indina Tarjiah, M.Pd.
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Inggris
Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Indonesia
Divisions: FIP > S1 Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Aurellia Azzahra .
Date Deposited: 02 Sep 2026 02:46
Last Modified: 02 Sep 2026 02:46
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/73364

Actions (login required)

View Item View Item