Hubungan Pemahaman Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung mengenai informasi IMS, HIV dan AIDS dengan menjaga kesehatan reproduksi (kelompok dampingan wilayah Pulo Gadung program BCC PKBI DKI Jakarta)

ERLITA, . (2010) Hubungan Pemahaman Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung mengenai informasi IMS, HIV dan AIDS dengan menjaga kesehatan reproduksi (kelompok dampingan wilayah Pulo Gadung program BCC PKBI DKI Jakarta). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
cover.pdf

Download (180kB)
[img] Text
ABSTRAK B. INGGRIS.pdf

Download (17kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN, PERNYATAAN, DAN PERSEMBAHAN SKRIPSI.pdf

Download (327kB)
[img] Text
bab_1.pdf

Download (266kB)
[img] Text
bab_2.pdf

Download (982kB)
[img] Text
bab_3.pdf

Download (726kB)
[img] Text
bab_4.pdf

Download (433kB)
[img] Text
BAB_5.pdf

Download (777kB)
[img] Text
FOTO.pdf

Download (157kB)
[img] Text
GLOSARIUM.pdf

Download (7kB)
[img] Text
wawancara hasil.pdf

Download (137kB)
[img] Text
jurnal erlita.pdf

Download (624kB)
[img] Text
Kunci Jawaban Test Variabel X.pdf

Download (10kB)
[img] Text
INSTRUMEN VARIABEL X n Y.pdf

Download (333kB)
[img] Text
DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (57kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris tentang ada tidaknya hubungan positif antara pemahaman Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung mengenai informasi IMS, HIV dan AIDS dengan menjaga kesehatan reproduksi (kelompok dampingan wilayah Pulo Gadung program BCC PKBI DKI Jakarta). Populasi sebanyak 201 Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung, sampel yang diambil sebanyak 30 WPS TL sebagai responden dengan teknik pengambilan secara acak atau simple random sampling. Metode yang digunakan adalah metode survey. Pengumpulan data untuk variabel pemahaman Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung mengenai informasi IMS, HIV dan AIDS (X) menggunakan test pilihan ganda, sedangkan variabel menjaga kesehatan reproduksi (kelompok dampingan wilayah Pulo Gadung program BCC PKBI DKI Jakarta) (Y) menggunakan angket. Test pilihan berganda dan angket ini diujicobakan kepada 20 responden dengan menggunakan analisis butir. Hasil uji coba instrumen variabel X dengan uji validitas dan realibilitas menunjukkan dari 30 butir soal terdapat 23 item yang valid dan nilai realibilitasnya sebesar 0,961. Hasil uji coba instrumen variabel Y dengan uji validitas dan realibilitas menunjukkan dari 30 butir soal terdapat 25 item yang valid dan nilai realibilitasnya sebesar 0,961. Berdasarkan analisis korelasi menggunakan rumus product moment diperoleh rxy = 0,743 lebih besar dari pada r tabel = 0,306, maka Ho yang menyatakan tidak terdapat hubungan antara pemahaman wanita penjaja seks tidak langsung tentang informasi IMS, HIV dan AIDS dengan menjaga kesehatan reproduksi ditolak. Taraf signifikan menunjukkan thitung sebesar 5,883 lebih besar dari ttabel sebesar 1,70 maka Ho ditolak. Kontribusi yang diberikan variabel pemahaman wanita penjaja seks tidak langsung tentang informasi IMS, HIV dan AIDS sebesar 51,64 % terhadap menjaga kesehatan reproduksi. Penelitian ini membawa implikasi bahwa semakin baik pemahaman Wanita Penjaja Seks Tidak Langsung mengenai informasi IMS, HIV dan AIDS maka ii upaya menjaga kesehatan reproduksi (kelompok dampingan wilayah Pulo Gadung program BCC PKBI DKI Jakarta) akan semakin tinggi. Saran yang dapat disampaikan penulis adalah kepada kepala PKBI DKI Jakarta dan Program BCC hendaknya memberi perhatian lebih terhadap pelaksanaan pemberian informasi IMS, HIV dan AIDS yang dilakukan oleh Petugas lapangan agar meningkat kualitasnya, dengan demikian upaya menjaga kesehatan reproduksi yang dilakukan WPS TL pun akan meningkat kearah yang lebih positif, sehingga mereka bisa merubah perilaku seksual mereka menjadi perilaku seksual yang sehat. ***** This research aims to determine empirically the presence or absence of a positive relationship between the understanding of Female Indirect Sex Workers on the information of IMS, HIV and AIDS with reproduction health care (Pulo Gadung regional group BCC PKBI DKI Jakarta Program ). With a population of 2010 female Indirect sex workers, samples taken as much as 30 WPS TL as respondents by randomly technique or simple random sampling. The method used in this research is survey method. Data collection for the variables of understanding of Female indirect sex workers about information of IMS, HIV and AIDS (X) using a multiple choice test, whereas the variable of reproduction health care (Pulogadung regional group BCC PKBI DKI Jakarta Program ) (Y) using a questionnaire. Multiple-choice test and the questionnaire was tested to the 20 respondents using grain analysis. Results from the instrument test variable X with the validity and reliability tests showed that from the 30 points, there are 23 valid items with the realibility value of 0.975. Results from instrument test variable Y with the validity and reliability tests showed that from 30 points, there are 25 valid items with the realibility value of 0.961. Based on correlation analysis using the formula of product moment rxy = 0.718 which larger than the rtable = 0.306, then Ho stating there is no relationship between understanding of female indirect sex workers about the information of STIs, HIV and AIDS with reproduction health care denied. Significant level showed that thitung as much as 5.468 is greater 1.70 than ttabel, so that Ho denied. contribution given by the variable of understanding of female indirect sex workers about the information of IMS, HIV and AIDS is 51.64% to reproduction health care. These research have implications that the better understanding of Female Indirect Sex Workers about the information of IMS, HIV and AIDS, then the efforts of reproduction health care (Pulogadung regional group BCC PKBI DKI Jakarta Program) will be higher. Suggestions can be submitted by the author to the chief of PKBI DKI Jakarta and the BCC program should give more attention to the implementation of IMS, HIV, and AIDS information delivery conducted by field officers so that the quality will increase, thus maintaining reproduction health care managed by WPS TL will increase too towards positive result. So that they can change their sexual behavior to a healthy one.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1)Puji Hadiyanti, M.Si 2)Dr. Karnadi, M. Si
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Khusus
Divisions: FIP > S1 Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: PKL .
Date Deposited: 22 Oct 2026 07:41
Last Modified: 22 Oct 2026 07:41
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/74503

Actions (login required)

View Item View Item