SURVEY TINGKAT KEMANDIRIAN SISWA SMA CAKRA BUANA DEPOK

SRI SULASTRI, . (2010) SURVEY TINGKAT KEMANDIRIAN SISWA SMA CAKRA BUANA DEPOK. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
SKRIPSI SRI SULASTRI.pdf

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kemandirian pada siswa SMA Cakra Buana Depok. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan kategori survei. Populasi penelitian ini adalah siswa SMA Cakra Buana Depok tahun ajaran 2010-2011 yang terdiri dari 189 siswa. Teknik Sampling yang digunakan adalah teknik proporsional stratified random sampling, maka sampel dalam penelitian ini adalah 25% yaitu 47 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2009 sampai Desember 2010. Uji validitas butir instrumen penelitian dilakukan dengan menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil uji validitas 60 butir pernyataan menghasilkan 26 butir valid dan 34 butir tidak valid (drop) dengan kriteria r tabel yang digunakan sebesar 0,361. Uji reliabilitas dengan rumus Alpha Cronbach didapat hasil 0,88 yang berarti bahwa instrumen memiliki tingkat reliabilitas sangat tinggi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan menggunakan skala penilaian model format respons yang berisi 20 pernyataan final. Pernyataan dalam penelitian ini meliputi aspek-aspek kemandirian pada remaja yaitu memiliki : Kemandirian Emosional, Kemandirian Bertingkah Laku, dan Kemandirian Nilai. Hasil pengolahan data penelitian dikategorikan menjadi tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan perhitungan mean teoritis dan standar deviasi . Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa siswa SMA Cakra Buana Depok secara keseluruhan terdapat 16 siswa berada pada kategori tinggi, ini berarti terdapat 34% siswa yang memiliki kemandirian yang tinggi. Kemudian 30 responden berada pada kategori sedang yang berarti 64% siswa memiliki kemandirian sedang. Selanjutnya terdapat 1 responden berada pada kategori rendah, yang berarti terdapat 2% siswa memiliki kemandirian yang rendah. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar tingkat kemandirian siswa SMA Cakra Buana Depok berada pada kategori sedang, karena pada fase remaja kemandirian siswa memang berada pada tahap perkembangan. Sehingga tinggi, sedang, rendahnya hasil penelitian ini dapat dijadikan tolak ukur untuk memberikan layanan yang tepat dalam meningkatkan kemandirian pada siswa menjadi lebih baik. Implikasi dari penelitian ini dapat dijadikan tolak ukur dalam melakukan bimbingan dan arahan secara tepat agar siswa lebih mengembangkan kemandirian ii yang mengacu pada aspek-aspek kemandirian. Siswa yang mampu mengembangkan kemandirian secara emosional, akan dapat melepaskan ketergantungan kepada orang tua untuk menjadi dirinya sendiri dan berusaha mencari model idealisasinya sendiri yang sesuai dengan keinginannya. Pada aspek kemandirian tingkah laku, siswa akan mampu mengekspresikan perilaku yang mencerminkan kemandiriannya berdasarkan pertimbangan yang ia lakukan sendiri, kemudian pada aspek kemandirian nilai pada akhirnya siswa akan mampu menetapkan nilai-nilainya sendiri tanpa pengaruh figur otoritas lainnya. Saran dari hasil penelitian ini dapat diimplementasikan sebagai pengetahuan dasar dari segi teori dan data penelitian dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling untuk mengupayakan pengembangan kemandirian siswa, yaitu: untuk meningkatkan materi satuan layanan pada pembelajaran dikelas dalam bidang bimbingan pribadi-sosial mengenai cara meningkatan kemandirian pada remaja sesuai dengan teori ahli. Mengidentifikasi siswa-siswa yang menunjukkan gejala kemandirian rendah melalui data-data yang telah dikumpulkan. ***** This study aims to determine the degree of independence picture of high school students Cakra Buana Depok. The method used is descriptive method with survey category. The research population is high school students Cakra Buana Depok 2010-2011 academic year consisting of 189 students. Sampling technique used is proportional stratified random sampling technique, the sample in this study is 25% of 47 respondents. This research was conducted in December 2009 to December 2010. Test validity of research instruments item by using the formula Product Moment correlation. Validity of test results 60 point, 26 point statement generate valid and invalid 34 point (drop) with r criteria tables used by 0.361. Reliability testing with Cronbach alpha formula we got the result 0.88, which means that the instrument has a very high level of reliability. The instrument used is a questionnaire using rating scale response format model contains 20 statements final. Statements in this study include aspects of self-reliance in teens are having : Emotional Autonomy, Behavioral Autonomy, and Autonomy Value. Result of research data processing is categorized into high, medium, and low based on the calculation of the theoretical mean and standard deviation. Based on the results of data analysis found that high school students Cakra Buana Depok overall there are 16 students in the high category, this means there is 34% of students who have high self-reliance. Then the 30 respondents in middle category, which means 64% of students have the Autonomy of being. Furthermore there is a respondent is in the low category, which means there are 2% of students have low self-reliance. Based on the result of the study, most high school students level of autonomy Cakra Buana Depok middle category, because the adolescent phase autonomy of the students are at the stage of development. So high, medium, low results of this study can be used as a benchmark to provide appropriate services to improve self reliance on students to be better. iv The implication of this study can be used as a benchmark in doing exactly to the guidance and direction for students to further develop the autonomy that refers to aspects of autonomy. Students are able to develop emotional autonomy, will be able to remove dependence on parents to be himself and try to find a model idealization own they wish. In the aspect of behavioral autonomy, students will be able to express behaviors that reflect self – reliance based on the consideration the he did himself, then on the independence aspect of value in the end students will be able to set its own values without the influence of other authority figures. Suggestions from this study can be implemented as a knowledge base in terms of theory and research data to provide guidance and counseling services to promote the development of student autonomy, namely to enchance learning materials in class service units in the field of personal-social guidance on how to improve self – reliance in adolescents according to the theory of experts. Identify students who show symptomps of low self – reliance through the data has been collected.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1)Happy Karlina Marjo, M.Pd. Kons 2)Aip Badrujaman, M. Pd
Subjects: Pendidikan > Bimbingan dan Konseling
Divisions: FIP > S1 Bimbingan Dan Konseling
Depositing User: PKL .
Date Deposited: 23 Oct 2026 07:59
Last Modified: 23 Oct 2026 07:59
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/74596

Actions (login required)

View Item View Item