PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP PENINGKATAN EKOLITERASI SISWA PADA MATERI LINGUKNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KELAS XI IPS SMAN 1 KOTAAGUNG, KABUPATEN TANGGAMUS, PROVINSI LAMPUNG

ROYADI, . (2022) PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP PENINGKATAN EKOLITERASI SISWA PADA MATERI LINGUKNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KELAS XI IPS SMAN 1 KOTAAGUNG, KABUPATEN TANGGAMUS, PROVINSI LAMPUNG. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (313kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (555kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (415kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (581kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (120kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (246kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ekoliterasi peserta didik kelas XI IPS di SMAN 1 Kotaagung melalui pembelajaran geografi dengan menggunakan model experiential learning. Kegiatan penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan peserta didik menjadi subjek penelitian dan materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian yaitu penelitian dilaksanakan dalam dua kelas yakni kelas ekperiemen (kelas yang diberi perlakuan atau treatment) berupa model experiential learning dan kelas kontrol (menggunakan model konvensional) dengan desain pada kedua kelas tersebut dilaksanakan pra-test dan post-test (Group Pretest-Posttest Design). Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan teknik analisis statistik deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada nilai rata-rata ekoliterasi siswa di kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen yang diberi perlakuan berupa model belajar experiential learning terjadi peningkatan hasil rata-rata pada ketiga aspek ekoliterasi yaitu kognitif, sikap ekoliterasi dan aktivitas ekoliterasi. Pada kelas eksperimen nilai rata-rata aspek kognitif kelas sebesatr 74,94 dan nilai rata-rata post-test kelas sebesar 85,04 dengan skla 100 artinya terjadi peningkatan nilai sebesar 10,09 atau terjadi peningkatan 13,46%. Pada aspek sikap ekoliterasi nilai rata-rata pre-test sebesar 24,09 mengalami kenaikan menjadi 26,5 mpada nilai rata-rata post test atau mengalami kenaikan sebersar 10,21% dengan skala 30. Pada aspek aktivitas ekoliterasi nilai rata-rata yang pada mulanya 24,21 menjadi 27,12 dengan skala 30. Dalam hal ini terjadi peningkatan yang signifikan sebesar 9,7 atau 12,13%. The aim of this is research is to improve understanding of the ecoliteracy students of class XI IPS SMAN 1 Kotaagung through the study of geography by using the experiential learning model. The activities of this research is experimental research with learners to be the subject of research and the materials that used in this research is the materials of environment and sustainable development. In conducting this research the researcher used the experimental method with the design of the study that the research was conducted in two classes, namely class experiment (class a given treatment) in the form of an experiential learning model and the control class (using conventional models) with designs on the second class was held pre-test and post-test (Group Pretest-Posttest Design). The data analysis technique used is descriptive statistical analysis. This study shows that there is a significant influence on the average value of the ecoliteracy students in the experimental class. In the experimental class which was given treatment in the form of a model of learning experiential learning occurs increase in the average yield on the three aspects ecoliteracy namely cognitive, attitude ecoliteracy and activity of ecoliteracy. In the experimental class the average value of the cognitive aspects of class sebesatr 74,94 and the average value of post-test class by 85,04 with skla 100 means an increase in the value of 10,09 or increased 13,46%. On the aspect of attitude ecoliteracy the average value of pre-test of 24,09 increased to 26.5 in the average value of post test or experience increase 10,21% with a scale of 30. On the aspect of the activity of the ecoliteracy the average value of the initially 24,21 be 27,12 with a scale of 30. In this case happened to a significant increase of 9.7 or 12,13%.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Oot Hotimah, M.Si. ; 2). Dr. Aris Munandar, M.Si.
Subjects: Geografi, Antropologi > Geografi
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 13156 not found.
Date Deposited: 01 Mar 2022 04:51
Last Modified: 01 Mar 2022 04:51
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/22818

Actions (login required)

View Item View Item