ANALISIS PENERAPAN PROGRAM KESELAMATAN KERJA DI PROYEK RUMAH SUSUN JAKARTA TIMUR SEBAGAI KASUS PADA MATA KULIAH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

MUHAMMAD REZAL, . (2022) ANALISIS PENERAPAN PROGRAM KESELAMATAN KERJA DI PROYEK RUMAH SUSUN JAKARTA TIMUR SEBAGAI KASUS PADA MATA KULIAH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (917kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (547kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Muhammad Rezal, Irika Widiasanti, Lenggogeni, 2022. Analisis Penerapan Program Keselamatan Kerja di Proyek Rumah Susun Jakarta Timur Sebagai Kasus Pada Mata Kuliah Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Skripsi, Jakarta: Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Dalam pelaksanaan pekerjaan stuktur beton bertulang di proyek konstruksi, tentu memiliki potensi kecelakaan kerja yang dapat melukai hingga menyebabkan kematian pada pekerja, hilangnya jam kerja, dan menganggu produktivitas kerja. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan tersebut, diperlukan penerapan program keselamatan kerja di proyek konstruksi, khususnya pada pekerjaan struktur beton bertulang. Pada penelitian ini, pekerja dan staf di Proyek Rumah Susun PIK Pulo Gadung Tahap II dan Proyek Rumah Susun Pulo Jahe telah melaksanakan program keselamatan kerja. Namun, kenyataannya masih terjadi kecelakaan kerja pada pekerjaan struktur beton bertulang. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa besar tingkat penerapan program keselamatan kerja berdasarkan dari faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja di Proyek Rumah Susun PIK Pulo Gadung Tahap II dan Proyek Rumah Susun Pulo Jahe. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kuantitatif deksriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Responden penelitian ini ialah staf yang bertalian pada pekerja di area konstruksi. Analisis data yang digunakan ialah metode pembobotan yang telah dilakukan pengujian instrumen dengan menggunakan SPSS versi 25 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program keselamatan kerja di kedua proyek konstruksi tersebut mendapatkan nilai rata-rata 85%, dengan perhitungan pembobotan pada keempat indikator, yakni Alat Pelindung Diri (APD), Teknologi (Mesin dan Peralatan), Rambu-Rambu Keselamatan Kerja, dan Sumber Daya Manusia (Pekerja). Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012, bahwa tingkat implementasi pada program keselamatan kerja di Proyek Rumah Susun PIK Pulo Gadung Tahap II dan Proyek Rumah Susun Pulo Jahe, termasuk kategori tingkat implementasi yang memuaskan. Kata Kunci: Pekerjaan Struktur, Penerapan, Program Keselamatan Kerja, Proyek Konstruksi. *********** Muhammad Rezal, Irika Widiasanti, Lenggogeni, 2022. Analysis of The Implementation of Work Safety Program in East Jakarta Flats Project as a Case in Occupational Safety and Health Courses. Thesis, Jakarta: Department Education S1 of Building Engineering, Faculty of Engineering, State Unviersity of Jakarta. In the implementation of reinforced concrete structure work in construction projects, it certainly has the potential for work accidents that can injure to cause death to workers, loss of working hours, and disrupt work productivity. To prevent such accidents, work safety programs are needed in construction projects, especially on reinforced concrete structure work. In this study, workers and staff at the PIK Pulo Gadung Phase II Flats Project and the Pulo Jahe Flats Project have implemented a work safety program. However, the reality is there are still work accidents on reinforced concrete structure work. Therefore, the purpose of this study is to find out how much the level of application of work safety programs based on the factors that cause work accidents in the PIK Pulo Gadung Phase II Flats Project and the Pulo Jahe Flats Project. The method used in this study is quantitatively desriptive. Data collection is done with technique interviews, observations, documentation, and questionnaires. Respondents to this study are staff who are related to workers in the construction area. Data analysis used is a weighting method that has been tested instruments using SPSS version 25 and Microsoft Excel. The results showed that the implementation of work safety programs in both construction projects received an average score of 85%, with weighting calculations on four indicators, namely Personal Protective Equipment (APD), Technology (Machinery and Equipment), Occupational Safety Signs, and Human Resources (Workers). Based on Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 50 of 2012, that the level of implementation on the work safety program in the PIK Pulo Gadung Phase II Flats Project and the Pulo Jahe Flats Project, includes the category of satisfactory implementation levels. Keywords: Structural Work, Implementation, Work Safety Program, Project Construction.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Ir. Irika Widiasanti, M.T. ; 2). Lenggogeni, M.T.
Subjects: Manajemen > Manajemen Sumber Daya Manusia
Teknologi dan Ilmu Terapan > Konstruksi Bangunan
Divisions: FT > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 13600 not found.
Date Deposited: 15 Mar 2022 09:38
Last Modified: 15 Mar 2022 09:38
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/24347

Actions (login required)

View Item View Item