ANALISIS KEPADATAN ARUS LALU LINTAS PADA JAM MASUK SEKOLAH (Studi Kasus Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur)

AWAL DANU SETIAWAN, . (2017) ANALISIS KEPADATAN ARUS LALU LINTAS PADA JAM MASUK SEKOLAH (Studi Kasus Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
SKRIPSI_AWAL DANU SETIAWAN_4315122307.pdf

Download (14MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kepadatan lalu lintas pada jam masuk sekolah dengan melihat data V/C rasio di Jalan Ahmad Yani, Jalan Rawamangun Muka, Jalan Sunan Giri dan Jalan Pemuda di Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Bulan April 2016 hingga September 2016. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah jaringan jalan yang berada di Kelurahan Rawamangun dan sampel dari penelitian ini ialah terdiri dari dua jalan arteri yakni Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pemuda, serta dua jalan kolektor yaitu Jalan Rawamangun Muka dan Jalan Sunan Giri pada jam masuk sekolah dari jam 06.00 hingga 07.00 WIB. Sampel diambil menggunakan teknik area sampling yaitu berdasarkan area penelitian yang hanya mencakup pada wilayah tersebut dan untuk pengambilan sampel jalan digunakan teknik pengambilan sampel bertujuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada jam 06.00 hingga 07.00 WIB kondisi arus lalu lintas terpadat di Jalan Ahmad Yani terjadi pada hari jumat dengan volume kendaraan mencapai 3444,96 smp dan kapasitas jalan sebesar 5820,63 smp/jam, pada Jalan Rawamangun Muka lalu lintas terpadat terdapat pada hari rabu dengan volume kendaraan sebanyak 813,39 smp dan kapasitas jalan sebesar 644,99 smp/jam, pada Jalan Sunan Giri kondisi lalu lintas terpadat terdapat pada hari rabu dengan volume kendaraan 790,22 smp dan kapasitas jalan sebesar 845,16 smp/jam, dan pada Jalan Pemuda kondisi lalu lintas terpadat terdapat pada hari jumat dengan volume kendaraan mencapai 6091 smp dan kapasitas jalan sebesar 3832 smp/jam. Kesimpulan dari penelitian ini ialah kondisi kepadatan lalu lintas pada jam 06.00 hingga 07.00 WIB di hari kerja Kelurahan Rawamangun dapat diketahui dengan melihat rata- rata V/C rasio yang terdapat pada setiap jalan: Pada Jalan Ahmad Yani rata- rata V/C rasio yang dimiliki sebesar 0,54 smp/jam, Jalan Rawamangun Muka sebesar 1,14 smp/jam, Jalan Sunan Giri sebesar 0,85 smp/jam, dan pada Jalan Pemuda rata- rata V/C rasio sebesar 1,05 smp/jam. Rata- rata V/C ratio tertinggi terdapat pada Jalan Rawamangun Muka mencapai 1,14 smp/jam yaitu kepadatan lalu lintas puncak dalam kondisi macet. Penyebab dari kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di ke empat jalan ialah besarnya volume kendaraan yang melintasi jalan, lebar jalan yang sempit, bangkitan pergerakan yang cukup besar dan pengguna jalan yang yang tidak mematuhi peraturan. This research aims to know the condition of the traffic density on the entered school hours with viewing data V/C ratio in the way Jalan Ahmad Yani, Jalan Rawamangun Muka, Jalan Sunan Giri and Jalan Pemuda, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, East Jakarta. This research was carried out in Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung in April 2016 until September 2016. The method used is descriptive method quantitative survey approach. The population in this research is a network path that is in Kelurahan Rawamangun and samples from this research is composed of two arterial roads Jalan Ahmad Yani and Jalan Pemuda, as well as two local Roads Jalan Rawamangun Muka and Jalan Sunan Giri at school entrance from 06.00 am until 07.00 am. Samples were taken using the technique of sampling area that is based on research area covers only on that area and for take sample of the street were used the technique of purposive sampling. The results of this study showed that at 06.00- 07.00 hours of peak traffic flow conditions on Jalan Ahmad Yani occurred on Friday with volume reaching 3444.96 smp vehicle and the road capacity of 5820.63 smp /hour, on Jalan Rawamangun Muka traffic densest found on Wednesday with volume reaching 813.39 smp vehicle and the road capacity of 644.99 smp / hour, at Jalan Sunan Giri peak traffic conditions found on Wednesday with volume reaching 790.22 smp vehicle and road capacity of 845.16 smp / hour, and on Jalan Pemuda busiest traffic conditions contained on Friday with volume reaching 6091 smp vehicle and the road capacity of 3832 smp / hour. The capacity of the smallest one is in Jalan Rawamngun Muka and the largest road capacity found on Jalan Ahmad Yani. The conclusion of this study is the condition density of traffic at 06.00 until 07.00 am on weekdays Kelurahan Rawamangun can be seen by looking at the average V / C ratio is contained in every way: At Jalan Ahmad Yani average V / C ratio is possessed of 0.54 smp / hour, at Jalan Rawamangun Muka 1.14 smp / hour, Jalan Sunan Giri 0.85 smp / hour, and on Jalan Pemuda average V / C ratio of 1.05 smp / hour. The mean V / C ratio is highest in Jalan Rawamangun Muka 1.14 smp / hour ie traffic density peaks in traffic conditions. The cause of traffic density that occurs in the four way is the large volume of vehicles across the road, the width of the narrow road, the trip generation sizeable and road users who do not comply with regulations.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1) Dr. Sucahyanto, M.Si 2) Drs. Suhardjo M.Pd
Subjects: Geografi, Antropologi > Geografi
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: sawung yudo
Date Deposited: 28 Mar 2022 02:08
Last Modified: 28 Mar 2022 02:08
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/25400

Actions (login required)

View Item View Item