MODEL KINERJA DAN QUALITY OF WORKLIFE DITINJAU DARI PENGUASAAN ASPEK KOMPETENSI TEKNIS DAN SAFETY CULTURE PADA OPERATOR KERETA API OTOMATIS GENERASI MILLENNIAL

SETIA HADI PRAMUDI, . (2022) MODEL KINERJA DAN QUALITY OF WORKLIFE DITINJAU DARI PENGUASAAN ASPEK KOMPETENSI TEKNIS DAN SAFETY CULTURE PADA OPERATOR KERETA API OTOMATIS GENERASI MILLENNIAL. Doktor thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (436kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (628kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (455kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (131kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (292kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) adalah operator kereta api otomatis yang beroperasi di DKI Jakarta. Dimana dalam operasionalnya dibutuhkan sdm dengan kinerja yang baik sesuai dengan kompetensi teknis di bidang perkeretaapian yang memadai serta diperlukan penerapan budaya keselamatan/safety culture yang baik. Selain itu, dukungan Quality of Worklife (QWL) yang baik dari sdm operator diharapkan dapat memediasi agar dapat meningkatkan penguasaan kompetensi teknis serta penerapan safety culture sehingga dapat menaikkan kinerja dari operator tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari keempat variabel, yakni kompetensi teknis, safety culture serta kinerja sdm operator KA Otomatis dengan QWL sebagai variabel mediasi/intervening, dengan subjek penelitian yang lebih spesifik pada sdm operator KA otomatis generasi millennial. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif dengan 4 (empat) variabel yakni kompetensi teknis dan safety culture sebagai variabel eksogen serta kinerja sdm operator KA otomatis dan quality of worklife sebagai variabel endogen, dimana sampel pada penelitian ini adalah sdm operator di MRT Jakarta dan LRT Jakarta dengan 6 (enam) jenis pekerjaan yang termasuk dalam generasi millennial. Metode pengambilan sampel dengan non proposional random sampling, yang kemudian dianalisis sebanyak 223 orang, selanjutnya data hasil penelitian dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS. Dari analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa kompetensi teknis dan safety culture berdampak langsung positip pada kinerja. Akan tetapi kompetensi teknis dan safety culture tidak berdampak langsung positip terhadap Quality of Worklife nya para sdm operator KA otomatis pada generasi millennial, sehingga dapat disimpulkan bahwa Quality of Work Life para sdm operator millennial tersebut harus ditingkatkan lagi sehingga mampu meningkatkan kinerja dari sdm operator KA otomatis generasi millennial tersebut. ***** Mass Rapid Transit (MRT) and Light Rail Transit (LRT) is an automatic train operator that operates in DKI Jakarta. The operation needed good human resources, technical competence in the appropriate railway sector, and good safety culture application. Moreover, the excellent Quality of Worklife (QWL) support from the human resource operator hoped could mediate. Thus, the technical competence control improved, and the safety culture application hoped can improve the operator. This research aimed to measure the influence of the four variables, such as technical competence, safety culture, and the automatic train human resource operator performance with QWL as the mediation/intervening variable, with the automatic train human resource millennial generation operation as the specific research subject. The research was quantitative and used four variables, such as technical competence and safety culture, as the exogenous variable, and the automatic train human resource operator performance and quality of work-life as the endogenous variable. In contrast, the sample of this research was the human resource operator in MRT and LRT Jakarta, including six jobs that suit the millennial generation. The sample collection used non-proportional random sampling to be analyzed 223 people. Furthermore, the result of the research analysis used Structural Equation Modelling (SEM) with AMOS software. The analysis conducted by the researcher showed that the technical competence and safety culture directly influenced positive performance. However, the technical competence and safety culture were not directly influenced positively toward the automatic train human resource operators’ quality of work-life to the millennial generation. Hence, it could be concluded that the millennial human resource operator’s quality of work-life must be improved to improve the performance of automatic train human resource Millenial operator.

Item Type: Thesis (Doktor)
Additional Information: 1). Prof. Dr. Dewi Susita, M.Si. ; 2). Prof. Dr. Ari Saptono, M.Pd.
Subjects: Manajemen > Manajemen Sumber Daya Manusia
Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Jalan Kereta Api
Divisions: PASCASARJANA > S3 Ilmu Manajemen
Depositing User: Users 15020 not found.
Date Deposited: 23 Aug 2022 07:00
Last Modified: 23 Aug 2022 07:00
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/33115

Actions (login required)

View Item View Item