KESANTUNAN TINDAK UJAR IMPOSITIF DALAM INTERAKSI ATASAN-BAWAHAN PADA SITKOM OB SHIFT 2 DI RCTI SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

ARY CHOMSYANA FUTRIE, . (2013) KESANTUNAN TINDAK UJAR IMPOSITIF DALAM INTERAKSI ATASAN-BAWAHAN PADA SITKOM OB SHIFT 2 DI RCTI SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
ABSTRAK_SKRIPSI.pdf

Download (70kB)
[img] Text
BAB I_SKRIPSI.pdf

Download (128kB)
[img] Text
BAB IV_SKRIPSI.pdf

Download (290kB)
[img] Text
BAB II_SKRIPSI.pdf

Download (163kB)
[img] Text
BAB V_SKRIPSI.pdf

Download (98kB)
[img] Text
cover_DAFPUS_SKRIPSI.pdf

Download (114kB)
[img] Text
daftar isi_skripsi.pdf

Download (55kB)
[img] Text
kata pengantar SKRIPSI.pdf

Download (54kB)
[img] Text
BAB III _SKRIPSI.pdf

Download (124kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pemenuhan prinsip kesantunan tindak ujar impostif dalam interaksi atasan-bawahan pada Sitkom OB Shift 2 berdasarkan bentuk-bentuk tindak ujar impostif dan prinsip kesantunan maksim. Selain itu, penelitian ini diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik analisis isi. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan dibantu tabel analisis kerja. Adapun data yang diambil adalah pasangan-pasangan ujaran dari transkripsi tayangan Sitkom OB Shift 2. Berdasarkan analisis diperoleh informasi seperti berikut, interaksi atasan�bawahan dan bukan interaksi atasan-bawahan dalam pemenuhan prinsip kesantunan tindak ujar impositif, yaitu untuk kategori interaksi atasan-bawahan dari 163 data, pemenuhan prinsip kesantunan yang muncul yaitu 22 data atau 13,5%, bentuk tindak ujar impositif sebanyak 19 data atau 11,66%, dan tindak ujar impositif memenuhi prinsip kesantunan 3 data atau 1,84%. Pada kategori interaksi bukan atasan-bawahan dari 138 data, pemenuhan prinsip kesantunan yang muncul yaitu 22 data atau 15,94%, tindak ujar impositif 1 data atau 0,72%, dan tindak ujar impositif memenuhi prinsip kesantunan 0 data atau 0%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ujaran berupa tindak ujar impositif cenderung tidak memenuhi prinsip kesantunan. Hal tersebut merupakan unsur kesengajaan untuk menghasilkan lawakan atau komedi pada setiap tayangan, peran setiap tokoh yang berbeda status sosial dan tingkat pendidikannya itu sengaja dimanfaatkan agar dalam wacana komedi tercipta eksistensi atasan terhadap bawahannya sehingga menghasilkan unsur-unsur komedi. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA, kesantunan tindak ujar impostif dapat dijadikan sebagai sebuah materi ajar yang dapat dikembangkan oleh guru untuk kelas X, baik unsur kebahasaan maupun keterampilan berbicara.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Prof. Dr. H. Achmad HP ; 2). Drs. H. Sam Mukhtar Chaniago M. Si
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Indonesia
Divisions: FBS > S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Users 14685 not found.
Date Deposited: 12 Sep 2022 02:28
Last Modified: 12 Sep 2022 02:28
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/35507

Actions (login required)

View Item View Item