KEINGINAN PINDAH KERJA DILIHAT DARI KEPEMIMPINAN TOKSIK, KELELAHAN EMOSI, STRES KERJA, PERLAKUAN ADIL DAN ORGANIZATIONAL SILENCE PADA KARYAWAN INDUSTRI LOGISTIK DI WILAYAH BEKASI

FEBRISI DWITA, . (2024) KEINGINAN PINDAH KERJA DILIHAT DARI KEPEMIMPINAN TOKSIK, KELELAHAN EMOSI, STRES KERJA, PERLAKUAN ADIL DAN ORGANIZATIONAL SILENCE PADA KARYAWAN INDUSTRI LOGISTIK DI WILAYAH BEKASI. Doktor thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (221kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (405kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (782kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (97kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (174kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keinginan pindah kerja dengan faktor-faktor yang memengaruhi karyawan industri logistik di wilayah Bekasi. Faktor-faktor tersebut melibatkan kepemimpinan toksik, kelelahan emosi, stres kerja, perlakuan adil, dan fenomena organizational silence. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data survei, dan penyebaran kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Data diolah menggunakan SEM-Amos untuk pengujian dari hipotesis yang ada dengan sampel penelitian sebanyak 210 karyawan, yang mencakup karyawan industri logistik di wilayah Bekasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepemimpinan toksik terhadap emotional exhaustion, organizational silence, organizational justice, job stress, pada niat berpindah kerja karyawan. Sedangkan kepemimpinan toksik, kelelahan emosi, dan stres kerja terbukti menjadi faktor-faktor utama yang mendorong karyawan untuk berniat keluar dari pekerjaan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman tentang faktor-faktor yang memotivasi karyawan industri logistik di wilayah Bekasi dalam niat berpindah kerja. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup perlunya perusahaan untuk mengatasi masalah kepemimpinan toksik, mengelola kelelahan emosi dan stres kerja, meningkatkan keadilan organisasional, serta mendorong budaya yang mendukung komunikasi terbuka untuk mengurangi fenomena organizational silence. Kesimpulannya, upaya perusahaan dalam meningkatkan kondisi kerja dan lingkungan organisasional dapat menjadi kunci untuk mengurangi tingkat keinginan berpindah kerja pada karyawan di industri logistik wilayah Bekasi. This study aims to analyze the relationship between the desire to change jobs and the factors that influence employees of the logistics industry in the Bekasi area. These factors involve toxic leadership, emotional exhaustion, job stress, fair treatment, and the phenomenon of organizational silence. The research method used is quantitative with survey data collection, and distributing questionnaires as data collection instruments. The data were processed using SEM-Amos for testing of the existing hypotheses with a research sample of 210 employees, which included logistics industry employees in the Bekasi area. The results of data analysis show that there is a positive and significant relationship between toxic leadership on emotional exhaustion, organizational silence, organizational justice, job stress, on employee switching intention. While toxic leadership, emotional exhaustion, and job stress proved to be the main factors that encourage employees to intend to leave the job. This research makes an important contribution to the understanding of the factors that motivate employees of the logistics industry in the Bekasi area in their turnover intention. The practical implications of these findings include the need for companies to address toxic leadership issues, manage emotional exhaustion and job stress, improve organizational justice, and encourage a culture that supports open communication to reduce the phenomenon of organizational silence. In conclusion, the company's efforts to improve working conditions and the organizational environment can be the key to reducing the level of desire to move for logistics industry employees in the Bekasi area.

Item Type: Thesis (Doktor)
Additional Information: 1). Prof. Usep Suhud 2). Dr. Widya Parimita
Subjects: Manajemen > Manajemen Sumber Daya Manusia
Divisions: PASCASARJANA > S3 Ilmu Manajemen
Depositing User: Users 21658 not found.
Date Deposited: 16 Feb 2024 02:18
Last Modified: 16 Feb 2024 02:18
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/44899

Actions (login required)

View Item View Item