RASIONALITAS SISWA DALAM MEMILIH BIMBINGAN BELAJAR ONLINE (STUDI KASUS 6 SISWA SMAN 72 JAKARTA)

MARIA CLARITA, . (2025) RASIONALITAS SISWA DALAM MEMILIH BIMBINGAN BELAJAR ONLINE (STUDI KASUS 6 SISWA SMAN 72 JAKARTA). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (749kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (472kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (711kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (406kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (236kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (556kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk mendeskripsikan latar belakang tindakan siswa dalam memilih bimbingan belajar online. Kedua, untuk menjelaskan rasionalitas dan bentuk tindakan siswa dalam memilih bimbingan belajar online dalam perspektif Teori Tindakan Sosial Max Weber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, serta studi kepustakaan dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 orang yang terdiri dari 6 siswa SMA Negeri 72 Jakarta yang menggunakan bimbingan belajar online sebagai informan utama. Selain itu, terdapat informan tambahan yaitu 3 orang tua siswa dan 3 informan untuk triangulasi data yaitu 1 orang wakil kepala sekolah bidang kurikulum, 1 orang guru mata pelajaran Sosiologi yang juga merupakan wali kelas X-7, serta 1 orang pihak lembaga bimbingan belajar online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang melatarbelakangi tindakan siswa dalam memilih bimbingan belajar online didasarkan pada rasionalitas yang lahir dari kelompok sosial di mana siswa berada, yaitu keluarga, lingkungan pertemanan, dan ruang virtual. Dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat dua rasionalitas dibalik tindakan siswa memilih bimbingan belajar online jika dianalisis menggunakan teori Tindakan Sosial Max Weber. Dikategorikan sebagai rasionalitas instrumental apabila siswa menjadikan bimbingan belajar online sebagai alat yang tepat untuk tujuan akademis, seperti memperbaiki dan mempertahankan hasil belajar, serta dapat mengakses tambahan belajar dengan cara yang efektif dan efisien. Selain itu, siswa juga mempertimbangkan berbagai aspek dalam memilih bimbingan belajar online, seperti biaya yang terjangkau, fleksibilitas, dan fasilitas yang diberikan. Sementara itu, dikategorikan sebagai rasionalitas berorientasi nilai apabila siswa memilih bimbingan belajar online didasari alasan-alasan yang bernilai secara personal, seperti nilai pemahaman atas pendidikan, nilai fleksibilitas dalam belajar, nilai individualitas dan kemandirian dalam belajar, nilai kenyamanan dalam belajar, dan nilai estetika dalam belajar. Dalam hal ini siswa berkomitmen terhadap nilai-nilai personal yang dianut tersebut. ***** This research uses a qualitative approach with a case study method. Research data was obtained through observation, interviews, as well as literature and documentation studies. The subjects in this research were 12 people consisting of 6 students from SMA Negeri 72 Jakarta who used tutoring online as the main informant. Apart from that, there are additional informants, namely 3 parents of students and 3 informants for data triangulation, namely 1 deputy principal for curriculum, 1 Sociology teacher who is also the homeroom teacher for class X-7, and 1 person from the tutoring institution online. The results of this research indicate that what is behind students' actions in choosing tutoring online is based on rationality that is born from the social groups in which students are located, namely family, circle of friends, and virtual space. This research also shows that there are two rationalities behind students' actions in choosing tutoring online if analyzed using Max Weber's Social Action theory. It is categorized as instrumental rationality if students use learning guidance online as the right tool for academic goals, such as improving and maintaining learning outcomes, as well as being able to access additional learning in an effective and efficient way. Apart from that, students also consider various aspects in choosing tutoring online, such as affordable costs, flexibility, and the facilities provided. Meanwhile, it is categorized as value-oriented rationality if students choose tutoring online based on personally valuable reasons, such as the value of understanding education, the value of flexibility in learning, the value of individuality and independence in learning, the value of comfort in learning, and the value of aesthetics in learning. In this case, students are committed to the personal values they adhere to.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Devi Septiandini, M.Pd. ; 2). Suyuti, M.Pd.
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi
Pendidikan > Media Pembelajaran
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Users 26256 not found.
Date Deposited: 28 Feb 2025 08:14
Last Modified: 28 Feb 2025 08:14
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/53942

Actions (login required)

View Item View Item