KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS ANAK USIA 7 TAHUN YANG MENONTON TAYANGAN YOUTUBE (STUDI KASUS PADA SATU ANAK DI DESA CICADAS, GUNUNG PUTRI, KABUPATEN BOGOR)

LAILY SURAYYA, . (2025) KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS ANAK USIA 7 TAHUN YANG MENONTON TAYANGAN YOUTUBE (STUDI KASUS PADA SATU ANAK DI DESA CICADAS, GUNUNG PUTRI, KABUPATEN BOGOR). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (792kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (310kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (427kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (210kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berbicara bahasa Inggris anak usia 7 tahun yang menonton YouTube. Penelitian juga bertujuan untuk menjelaskan bagaimana konten YouTube yang ditonton oleh anak dapat menjadi sumber keterampilan berbicara bahasa Inggris. Metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus digunakan untuk melihat kasus yang dianggap unik lebih mendalam mengenai keterampilan berbicara bahasa Inggris anak dan tayangan YouTube bahasa Inggris. Penggunan teknik pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel berkriteria khusus pengguna YouTube bahasa Inggris usia 7 tahun dengan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data yakni menggunakan triangulasi sumber, membercheck, dan perpanjangan pengamatan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis dengan model analisis Miles dan Huberman yakni dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian mendeskripsikan tahapan dalam berbicara bahasa Inggris berupa peniruan kosakata, kemunculan kosakata, memahami dan menghasilkan kosakata, dan merespon lingkungan. Selain itu terdapat temuan mengenai stimulasi serta tuntutan lingkungan dalam merespon bahasa dan bagaimana YouTube menjadi sarana mediasi dalam penguasaan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini menjelaskan keterampilan berbicara bahasa Inggris yang dimiliki oleh anak usia dini karena menonton YouTube berbahasa Inggris. Oleh sebab itu, orang tua perlu memperhatikan kesesuaian konten dengan usia anak dan durasi waktu menonton. Interaksi dengan anak tentang pemahaman bahasa Inggris dapat dilakukan oleh orang tua menggunakan bahasa Indonesia. ***** This study aimed to describe the English-speaking skills of 7-year-olds who watched YouTube. The research also aims to shed light on how YouTube content watched by children can be a source of English-speaking skills. Qualitative research methods with case study research types are used to look at cases that are considered unique, more in-depth regarding children's English-speaking skills and English YouTube views. The use of sample selection techniques in this study uses purposive sampling. The sample was specifically for 7-year-old English YouTube users with English speaking skills. The technique of checking the validity of the data is using source triangulation, membercheck, and extension of observation. Data collection was carried out through observation, interview, and documentation techniques. The data was analyzed using the Miles and Huberman analysis model, namely by data reduction, data presentation, and conclusion techniques. The results of the study describe the stages in speaking English in the form of imitation of vocabulary, the appearance of vocabulary, understanding and producing vocabulary, and responding to the environment. There are other findings about environmental stimulation and demands in responding to language and how YouTube is a means of mediation in mastering English speaking skills. This study explains the English�speaking skills possessed by early childhood because of watching English YouTube. Therefore, parents need to pay attention to the suitability of the content with the child's age and the duration of viewing time. Interaction with children about English comprehension can be done by parents using Indonesian.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Ade Dwi Utami, S.Pd., M.Pd., Ph.D. ; 2). Dr. Hapidin, M.Pd.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar > Pendidikan Anak
Divisions: FIP > S1 Pendidikan Guru PAUD
Depositing User: Laily Surayya .
Date Deposited: 28 Aug 2025 06:07
Last Modified: 28 Aug 2025 07:35
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/62191

Actions (login required)

View Item View Item