ASTRI FADILAH, . (2025) HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK PADA MATERI KIMIA. Magister thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
Cover, Abstrak Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dll.pdf Download (672kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (427kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (960kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (482kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (194kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
Lampiran dan Daftar Riwayat Hidup.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan komunikasi interpersonal dengan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam pembelajaran kimia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional melalui analisis regresi berganda, melibatkan 120 peserta didik kelas XI dari SMA Labschool Jakarta, Cibubur, dan Cirendeu. Data dikumpulkan menggunakan tes Multiple-Choice Multiple-Answer (MCMA) untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, Critical Thinking Self-Assessment Scale (CTSAS) untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, serta Interpersonal Communication Competence Scale (ICCS) untuk mengukur kemampuan komunikasi interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis (t = 3,891; p < 0,001) maupun komunikasi interpersonal (t = 2,700; p = 0,008) berhubungan signifikan dengan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Model regresi yang diperoleh signifikan secara statistik (F = 22,219; p < 0,05) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,275, yang berarti kedua variabel tersebut secara bersama-sama menjelaskan 27,5% variasi kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan berpikir kritis memberikan kontribusi sebesar 17,04%, sedangkan komunikasi interpersonal sebesar 10,48%, yang menunjukkan bahwa kecenderungan peserta didik dalam menggunakan berpikir kritis memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kecenderungan berkomunikasi interpersonal dalam mendukung pemecahan masalah kimia. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan disposisi berpikir kritis dan komunikasi interpersonal secara terpadu untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam pembelajaran kimia. Kata Kunci: berpikir kritis, komunikasi interpersonal, kemampuan pemecahan masalah, pembelajaran kimia ******************************************************* ABSTRACT This study aims to examine the relationship between critical thinking and interpersonal communication skills on students’ problem-solving ability in chemistry learning. The study employed a quantitative correlational design using multiple regression analysis and involved 120 eleventh-grade students from SMA Labschool Jakarta, Cibubur, and Cirendeu. Data were collected using a Multiple-Choice Multiple-Answer (MCMA) test to measure problem-solving ability, the Critical Thinking Self-Assessment Scale (CTSAS) to assess critical thinking skills, and the Interpersonal Communication Competence Scale (ICCS) to measure interpersonal communication skills. The results indicated that both critical thinking (t = 3.891; p < 0.001) and interpersonal communication (t = 2.700; p = 0.008) were significantly related to students’ problem-solving ability. The regression model was statistically significant (F = 22.219; p < 0.05) with a coefficient of determination (R²) of 0.275, indicating that both variables together explained 27.5% of the variance in problem-solving ability. Critical thinking contributed 17.04%, while interpersonal communication contributed 10.48%, indicating that students’ tendency to engage in critical thinking plays a more dominant role than their tendency toward interpersonal communication in supporting chemistry problem-solving. These findings emphasize the importance of developing critical thinking and interpersonal communication dispositions in an integrated manner to enhance students’ problem-solving ability in chemistry learning. Keywords: critical thinking, interpersonal communication, problem-solving ability, chemistry learning
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Achmad Ridwan, M.Si. 2). Prof. Yuli Rahmawati, M.Sc., Ph.D. |
| Subjects: | Pendidikan > Penelitian Tindakan Kelas > Pendidikan Dasar dan Menengah Sains > Kimia |
| Divisions: | FMIPA > S2 Pendidikan Kimia |
| Depositing User: | Astri Fadilah . |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 04:23 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 04:23 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/64370 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
