NIDA KHANIFAH, . (2026) PEMANFAATAN OTOMASI PERPUSTAKAAN LUMBUNG ILMU 115 DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI SMP NEGERI 115 JAKARTA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
FILE COVER.pdf Download (548kB) |
|
|
Text
File BAB 1.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
File BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (629kB) |
|
|
Text
File BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) |
|
|
Text
File BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (770kB) |
|
|
Text
File BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (137kB) |
|
|
Text
File Daftar Pustaka.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
File Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Pemanfaatan sistem otomasi perpustakaan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan sekolah dan menumbuhkan minat baca siswa. Sistem otomasi perpustakaan membantu siswa dalam memperoleh informasi secara lebih cepat, mudah, dan efektif melalui layanan berbasis teknologi. Pemanfaatan otomasi perpustakaan di sekolah perlu didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana, koleksi bahan bacaan yang sesuai dengan minat siswa, kompetensi pustakawan, serta dukungan dari pihak sekolah dan guru. Pelayanan perpustakaan yang menarik, nyaman, dan berbasis teknologi dapat mendorong siswa untuk lebih aktif mengunjungi perpustakaan dan meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Selain itu, penggunaan sistem otomasi juga dapat membantu siswa menjadi lebih mandiri dalam mencari informasi dan bahan bacaan yang mereka butuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan sistem otomasi perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa di SMP Negeri 115 Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari wakil kepala sekolah bidang sarana prasarana, kepala perpustakaan, pustakawan, guru, siswa, sahabat perpustakaan, dan duta baca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sistem otomasi perpustakaan di SMP Negeri 115 Jakarta Selatan sudah berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya layanan perpustakaan berbasis sistem otomasi menggunakan INLISLite, tersedianya fasilitas penunjang seperti komputer, scanner barcode absensi pengunjung, layanan OPAC, wifi khusus perpustakaan, smart TV, serta koleksi buku yang beragam dan sesuai dengan minat siswa. Perpustakaan juga didukung dengan ruang baca yang nyaman, kegiatan literasi sekolah, serta keterlibatan guru, pustakawan, sahabat perpustakaan, dan duta baca dalam meningkatkan minat baca siswa. Pemanfaatan sistem otomasi perpustakaan mempermudah siswa dalam mencari koleksi buku, melakukan peminjaman dan pengembalian buku, serta mengakses layanan perpustakaan secara lebih efektif dan efisien. Pemanfaatan sistem otomasi perpustakaan di SMP Negeri 115 Jakarta Selatan memberikan dampak positif terhadap siswa, yaituv meningkatnya minat baca siswa, meningkatnya antusias siswa dalam mengunjungi perpustakaan, serta meningkatnya kemandirian siswa dalam mencari bahan bacaan dan informasi. Selain itu, sistem otomasi perpustakaan juga membantu menciptakan budaya literasi sekolah yang lebih baik melalui berbagai kegiatan membaca dan pemanfaatan layanan perpustakaan secara aktif. Walaupun masih terdapat beberapa hambatan seperti gangguan jaringan internet, keterbatasan kapasitas ruang, dan kendala teknis pada layanan sistem, hambatan tersebut tidak mengurangi minat siswa dalam memanfaatkan perpustakaan. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan berbasis teknologi serta menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan program literasi dan peningkatan minat baca siswa di sekolah. ***** The utilization of a library automation system is an important part of improving the quality of school library services and increasing students’ reading interest. A library automation system helps students obtain information more quickly, easily, and effectively through technologybased services. The implementation of library automation in schools needs to be supported by adequate facilities and infrastructure, the availability of reading materials that match students’ interests, librarian competence, as well as support from schools and teachers. Attractive, comfortable, and technology-based library services can encourage students to visit the library more actively and improve literacy culture within the school environment. In addition, the use of an automation system can help students become more independent in finding information and reading materials they need. This study aims to describe the utilization of the library automation system in increasing students’ reading interest at SMP Negeri 115 South Jakarta. The research method used was qualitative research with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of the vice principal for facilities and infrastructure, the head librarian, librarians, teachers, students, library companions, and reading ambassadors. The results of the study showed that the implementation of the library automation system at SMP Negeri 115 South Jakarta has been carried out well. This is evidenced by the existence of library services based on the INLISLite automation system, supported by facilities such as computers, barcode attendance scanners, OPAC services, dedicated library wifi, smart TV, and various book collections that match students’ interests. The library is also supported by a comfortable reading space, school literacy activities, and the involvement of teachers, librarians, library companions, and reading ambassadors in improving students’ reading interest. The implementation of the library automation system makes it easier for students to search for book collections, borrow and return books, and access library services more effectively and efficiently. The implementation of the library automation system at SMP Negeri 115 South Jakarta has a positive impact on students, namely increasing students’ reading interest, increasing students’ enthusiasm in visiting the library, and improving students’ independencevii in finding reading materials and information. In addition, the library automation system also helps create a better school literacy culture through various reading activities and active use of library services. Although there are still several obstacles such as internet network disruptions, limited room capacity, and technical problems in the system services, these obstacles do not reduce students’ interest in utilizing the library. The findings of this study contribute to schools in improving the quality of technology-based library services and become evaluation material in developing literacy programs and increasing students’ reading interest in schools.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Heru Santosa, M.Pd. ; 2). Dr. Matin, M.Pd. |
| Subjects: | Pendidikan > Media Pembelajaran Pendidikan > Aneka Ragam tentang Pendidikan |
| Divisions: | FIP > S1 Manajemen Pendidikan |
| Depositing User: | Nida Khanifah . |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 03:54 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 03:54 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/66288 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
