DINA MIRDA, . (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MANAJEMEN KONFLIK PADA SUAMI DENGAN PENDAPATAN RENDAH DI DESA ARGOSARI KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (957kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (478kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (274kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami bagaimana komunikasi interpersonal dalam manajemen konflik pada suami yang berpendapatan rendah di Desa Argosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Latar belakang penelitian didasarkan pada pasangan suami istri serta tekanan ekonomi akibat pendapatan suami di bawah Upah Minimum Kabupaten yang berpotensi memicu konflik dalam rumah tangga. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari tiga pasangan suami istri yang telah menikah lebih dari lima tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta triangulasi sumber melalui wawancara dengan psikolog. Analisis data menggunakan model komunikasi interpersonal Joseph A. DeVito yang meliputi keterbukaan, empati, sikap mendukung, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen konflik dalam rumah tangga dengan suami berpendapatan rendah dipengaruhi oleh kualitas komunikasi interpersonal. Konflik yang terjadi dikelola melalui penerapan keterbukaan, empati, sikap mendukung, dan kesetaraan dalam komunikasi interpersonal. Keterbukaan menjadi aspek paling penting yang digunakan pasangan untuk menyampaikan perasaan dan permasalahan rumah tangga secara jujur, empati membantu pasangan memahami kondisi dan perspektif satu sama lain, sikap mendukung ditunjukkan melalui respon positif serta memberikan dukungan dalam menghadapi permasalahan, dan kesetaraan mendorong hubungan yang tidak saling mendominasi. Keempat aspek tersebut saling berkaitan dalam membantu pasangan mengelola konflik secara konstruktif. Selain itu, orientasi pada penyelesaian masalah menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang aman secara psikologis bagi pasangan untuk berdiskusi dan menemukan solusi bersama. Dengan demikian, komunikasi interpersonal berperan penting dalam membantu pasangan mengelola konflik terutama pada kondisi ekonomi kurang stabil serta dapat menjaga keharmonisan rumah tangga. Oleh karena itu, pasangan suami istri diharapkan dapat menerapkan keterbukaan, empati, sikap mendukung, dan kesetaraan dalam komunikasi interpersonal guna mengelola konflik secara efektif. Kata kunci: komunikasi interpersonal, manajemen konflik, pernikahan muda, pendapatan rendah ***** This study aims to explore and understand interpersonal communication in conflict management among low-income husbands in Argosari Village, Ayah District, Kebumen Regency. The background of this research is based on married couples experiencing economic pressure due to the husbands’ income being below the Regency Minimum Wage, which has the potential to trigger conflicts within the household. This study employed a qualitative approach using a case study method. The research subjects consisted of three married couples who had been married for more than five years. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, as well as source triangulation through interviews with a psychologist. The data were analyzed using Joseph A. DeVito’s interpersonal communication model, which includes openness, empathy, supportiveness, and equality. The results of the study indicate that conflict management within the households of married couples with low-income husbands is influenced by the quality of interpersonal communication. Conflicts are managed through the application of openness, empathy, a supportive attitude, and equality in interpersonal communication. Openness is the most important aspect that couples use to honestly express their feelings and household problems; empathy helps couples understand each other’s circumstances and perspectives; a supportive attitude is demonstrated through positive responses and providing support in facing problems; and equality fosters a relationship free from domination. These four aspects are interrelated in helping couples manage conflicts constructively. Additionally, a problem-solving orientation is a crucial component in creating a psychologically safe space for couples to discuss and find solutions together. Interpersonal communication plays a crucial role in helping couples manage conflicts, particularly during times of economic instability, and in maintaining domestic harmony. Therefore, married couples are encouraged to practice openness, empathy, a supportive attitude, and equality in their interpersonal communication in order to manage conflicts effectively. Keywords: interpersonal communication, conflict management, young married couples, low income
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Maulina Larasati Putri, S.Sos., M.Ikom. |
| Subjects: | Ilmu Sosial > Komunikasi |
| Divisions: | FIS > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Users 33710 not found. |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 01:26 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 01:26 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/66507 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
