IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM PADA PENDIDIKAN PANCASILA (Studi Kualitatif di Kelas VIII SMP Negeri 233 Jakarta)

ALICIA RAHADA AISHY, . (2026) IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM PADA PENDIDIKAN PANCASILA (Studi Kualitatif di Kelas VIII SMP Negeri 233 Jakarta). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (749kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (411kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (600kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (950kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (303kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (300kB)
[img] Text
LAMPIRAN & DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin kompleks menuntut proses pendidikan untuk tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan penerapan nilai dalam kehidupan nyata. Pendekatan pembelajaran mendalam hadir sebagai upaya untuk menciptakan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui pengalaman belajar yang lebih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas VIII SMP Negeri 233 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Pancasila, murid kelas VIII, dan pihak sekolah yang terlibat dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan pembelajaran mendalam dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran. Guru menerapkan pembelajaran kontekstual melalui model pembelajaran berbasis masalah dan proyek dengan menggunakan media digital, diskusi, studi kasus, serta refleksi. Pembelajaran dikaitkan dengan isu kehidupan sehari-hari seperti hoaks, cyberbullying, komentar negatif, dan etika berinternet. Asesmen dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi, diskusi, refleksi, penugasan proyek, dan umpan balik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam mampu menciptakan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang aktif, bermakna, dan reflektif serta membantu murid mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. ***** The increasingly complex development of the times requires education not only to focus on mastery of knowledge but also on developing critical thinking skills, reflective abilities, and the application of values in real life contexts. The deep learning approach is an effort to create learning that is conscious, meaningful, and enjoyable through active and contextual learning experiences. This study aims to analyze the implementation of the deep learning approach in the Pancasila Education subject in Grade VIII at SMP Negeri 233 Jakarta. This research employed a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. The research informants consisted of Pancasila Education teachers, Grade VIII students, and school representatives involved in the learning process. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the deep learning approach was carried out through the stages of lesson planning, learning implementation, and assessment. Teachers implemented contextual learning through problem-based learning and project-based learning models using digital media, discussions, case studies, and reflection activities. The learning process was connected to real-life issues such as hoaxes, cyberbullying, negative comments, and digital ethics. Assessment was conducted continuously through observation, discussion, reflection, project assignments, and feedback. The study concludes that the deep learning approach in Pancasila Education can create active, meaningful, and reflective learning processes. This approach helps students understand concepts while developing critical thinking, collaboration skills, and the ability to apply Pancasila values in daily life. Keywords: Deep Learning, Pancasila Education, Learning Implementation, Critical Thinking, Contextual Learning

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Iqbal Syafrudin, S.Pd., M.I.P. ; 2). Mohammad Maiwan, Ph.D.
Subjects: Pendidikan > Teori, Penelitian Pendidikan
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Depositing User: Alicia Rahada Aishy .
Date Deposited: 21 Jul 2026 03:23
Last Modified: 21 Jul 2026 03:23
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/66797

Actions (login required)

View Item View Item