LAILA SARI RAMADHAN, . (2026) MODEL PENILAIAN RISIKO CERIA (CEGAH RISIKO ANAK) UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PESERTA DIDIK PADA JENJANG TAMAN KANAK-KANAK. Magister thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (718kB) |
|
|
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II KAJIAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (530kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V SIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (479kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (487kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Keselamatan peserta didik pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. Berbagai potensi risiko, seperti cedera saat bermain, kondisi lingkungan yang kurang aman, masalah kesehatan, serta perilaku sosial anak yang masih berkembang menunjukkan bahwa pengelolaan keselamatan di satuan PAUD belum dilaksanakan secara sistematis. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa sebagian besar sekolah belum memiliki instrumen penilaian risiko yang terstandar, prosedur identifikasi dan evaluasi risiko yang komprehensif, serta sistem dokumentasi dan pelaporan risiko yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Model Penilaian Risiko CERIA (Cegah Risiko Anak) guna meningkatkan keselamatan peserta didik pada jenjang Taman Kanak-Kanak melalui penerapan kerangka manajemen risiko ISO 31000:2018. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan Borg dan Gall dengan pembatasan hingga tahap Preliminary Field Testing. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk awal, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan angket yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta para ahli di bidang manajemen pendidikan, manajemen risiko, dan pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menghasilkan Model CERIA (Cegah Risiko Anak) yang terdiri atas enam komponen utama, yaitu identifikasi risiko, analisis dan evaluasi risiko, perencanaan mitigasi risiko, pelaksanaan mitigasi risiko, monitoring dan review, serta dokumentasi dan pelaporan risiko. Model ini dilengkapi dengan instrumen penilaian risiko, matriks risiko, standar operasional prosedur (SOP) keselamatan, dan panduan implementasi yang dirancang sesuai dengan karakteristik pendidikan anak usia dini. Hasil validasi ahli dan uji coba terbatas menunjukkan bahwa Model CERIA memiliki tingkat kelayakan yang tinggi, praktis digunakan, serta relevan dalam membantu sekolah mengidentifikasi potensi bahaya, menentukan prioritas risiko, dan menyusun strategi pengendalian risiko secara sistematis. Model ini juga berkontribusi dalam membangun budaya keselamatan sekolah yang berkelanjutan serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, nyaman, dan ramah anak. ***** Student safety at the kindergarten level is a fundamental aspect of early childhood education implementation. However, various potential risks, such as playground injuries, unsafe environmental conditions, health-related issues, and children's developing social behaviors, indicate that safety management in Early Childhood Education (ECE) institutions has not yet been implemented systematically. Preliminary findings revealed that many schools do not possess standardized risk assessment instruments, comprehensive risk identification and evaluation procedures, or structured risk documentation and reporting systems. This study aimed to develop the CERIA Risk Assessment Model (Cegah Risiko Anak/Preventing Child Risks) to improve student safety in kindergarten settings through the application of the ISO 31000:2018 risk management framework. This study employed a Research and Development (R&D) approach based on the Borg and Gall development model, limited to the Preliminary Field Testing stage. The research stages included needs analysis, planning, preliminary product development, expert validation, and limited field testing. Data were collected through observations, interviews, document analysis, and questionnaires involving principals, teachers, educational staff, and experts in educational management, risk management, and early childhood education. The findings resulted in the development of the CERIA Model (Preventing Child Risks), which consists of six main components: (1) risk identification, (2) risk analysis and evaluation, (3) risk mitigation planning, (4) risk mitigation implementation, (5) monitoring and review, and (6) risk documentation and reporting. The model is supported by risk assessment instruments, risk matrices, safety standard operating procedures (SOPs), and implementation guidelines specifically designed to accommodate the characteristics of early childhood education. The results of expert validation and limited field testing indicated that the CERIA Model is feasible, practical, and relevant for assisting schools in identifying potential hazards, determining risk priorities, and developing systematic risk control strategies. Furthermore, the model contributes to the establishment of a sustainable school safety culture and supports the creation of a safe, healthy, comfortable, and child-friendly learning environment.
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Por. Dr. Rugaiyah, M.Pd. ; 2). Dr. Heru Santosa, M.Pd. |
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan Dasar |
| Divisions: | FIP > S2 Manajemen Pendidikan |
| Depositing User: | Laila Sari Ramadhan . |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 03:05 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 03:05 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/67152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
