PUJA BUNGA ROSINTA, . (2026) PENERAPAN NILAI BUDAYA GRAPYAK SEMANAK DALAM INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA SUKU JAWA DI JAKARTA (Studi Fenomenologi pada Mahasiswa Asal Jawa Tengah di Universitas Negeri Jakarta). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (893kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (365kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (560kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (376kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (887kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (386kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (248kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alasan yang mendorong mahasiswa suku Jawa memilih untuk melanjutkan pendidikan di Jakarta, memahami pemaknaan nilai budaya Grapyak Semanak, serta mengetahui bagaimana nilai tersebut diterapkan dalam interaksi sosial mahasiswa suku Jawa di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan 8 mahasiswa suku Jawa sebagai informan, 1 key informan dan 1 expert opinion serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan April hingga Mei 2026. Teknik analisis data yang digunakan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Adapun teknik keabsahan data menggunakan triangulasi, observasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) mahasiswa suku Jawa memilih melanjutkan pendidikan di Jakarta karena keinginan memperoleh pendidikan yang berkualitas dan mencari pengalaman baru di kota besar (2) Mahasiswa suku Jawa memahami nilai Grapyak Semanak sebagai identitas budaya Jawa yang menekankan nilai keramahan, kemudahan bergaul, kerukunan, serta keharmonisan dalam hubungan sosial yang diperoleh sejak kecil melalui keluarga dan lingkungan masyarakat, (3) Proses penerapan nilai Grapyak Semanak dalam interaksi sosial mahasiswa suku Jawa di Jakarta dilakukan melalui sikap ramah, menjaga sopan santun serta menyesuaikan diri dengan lingkungan multikultural, namun dalam prosesnya mahasiswa mengalami culture shock karena perbedaan budaya dan gaya komunikasi yang membuat mahasiswa harus menyesuaikan diri hingga perlahan mengalami pergeseran dan mulai berkurangnya penerapan Grapyak Semanak dalam interaksi sosial. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa nilai budaya Grapyak Semanak tetap menjadi identitas budaya mahasiswa suku Jawa yang berperan sebagai pedoman dalam membangun interaksi sosial. Meskipun mengalami penyesuaian akibat dinamika lingkungan multikultural di Jakarta, nilai tersebut tetap dipertahankan dan diimplementasikan sesuai dengan konteks sosial yang dihadapi. ***** This study aims to identify the reasons that encourage Javanese students to choose to continue their education in Jakarta, understand the meaning of Grapyak Semanak cultural values, and find out how these values are applied in the social interaction of Javanese students in Jakarta. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods. The data collection technique was carried out through observation, interviews with 8 Javanese students as informants, 1 key informant and 1 expert opinion as well as documentation. This research was conducted from April to May 2026. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawn. The data validity technique uses triangulation, observation and member check. The results of the study show that: (1) Javanese students choose to continue their education in Jakarta because of the desire to obtain quality education and seek new experiences in big cities (2) Javanese students understand the value of Grapyak Semanak as a Javanese cultural identity that emphasizes the values of friendliness, ease of association, harmony, and harmony in social relationships obtained from childhood through family and community environment, (3) The process of applying Grapyak Semanak values in the social interaction of Javanese students in Jakarta is carried out through a friendly attitude, maintaining good manners and adjusting to a multicultural environment, but in the process students experience culture shock due to cultural differences and communication styles that make students have to adjust until they slowly experience a shift and begin to reduce the application of Grapyak Semanak in social interaction. The conclusion of this study shows that the cultural value of Grapyak Semanak remains the cultural identity of Javanese students which acts as a guideline in building social interaction. Despite the adjustment due to the dynamics of the multicultural environment in Jakarta, these values are still maintained and implemented in accordance with the social context they face.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Yasnita, S.Pd., M.Si; 2). Prof. Dr. Achmad Husen, M.Pd. |
| Subjects: | Geografi, Antropologi > Antropologi Geografi, Antropologi > Budaya, Adat Istiadat Ilmu Sosial > Ilmu Sosial (Umum) Ilmu Sosial > Sosiologi Ilmu Sosial > Komunitas Sosial, Ras dan Kelompok Ilmu Sosial > Kewarganegaraan |
| Divisions: | FIS > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan |
| Depositing User: | Users 34459 not found. |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 04:00 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 04:00 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/67512 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
