KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN

AHMAD ANUGRAH HIDAYAT, . (2026) KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover.pdf

Download (937kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (603kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (488kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (466kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (189kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (312kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB) | Request a copy

Abstract

Skripsi ini memaparkan tentang ketidakadilan gender dalam novel Perempuan yang Menangis kepada bulan hitam. Ihwal tujuan penelitian ini menjelaskan bahwa sastra tidak hanya sebatas imajinasi seorang penulis yang sering dianggap sebagai khalayan belaka dan tidak ada sangkut pautnya dengan keadaan sosial budaya suatu masyarakat. Melainkan bahwa sastra tidak bisa terlepas dari dialektika antara interaksi manusia dengan karya sastra itu sendiri dalam medium tulisan fiksi. Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam menjadi cermin dari kasus kawin culik di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Perempuan diculik, lalu dinikahkan secara paksa tanpa ada ikatan persetujuan pernikahan oleh pihak perempuan dan laki-laki secara individual sehingga merugikan kaum perempuan. Penelitian ini penting untuk mengingatkan dan menyadarkan masyarakat agar tidak terjerumus kepada penyelanggaraan budaya yang luput dari keberadaan Hak Asasi Manusia yang dimiliki setiap orang sejak lahir. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis. Pengumpulan data penelitian didapatkan melalui buku-buku, jurnal ilmiah, blog penulis novel yang akan diteliti, dan webinar-webinar. Objek penelitian ini adalah novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Sedangkan, teknik penelitian akan dilakukan dengan analisis data dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis menurut Norman Fairclough. Dalam konteks ini, bahasa tidak netral atau berdiri sendiri. Bahasa selalu terikat dengan keadaan sosial, budaya, dan politik tertentu. Sehingga wacana melalui bahasa juga dapat digunakan untuk menentang dan mengkritisi ideologi dan kekuasaan pada masyarakat. Konsep pada penelitian ini menggunakan konsep-konsep ketidakadilan gender serta teori ketidakadilan gender dari Mansour Fakih. Hasil penelitian sementara menunjukkan bahwa terdapat ketidakadilan gender dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam. Ketidakadilan tersebut berupa ketidaksetaraan gender seperti dominasi lakil-laki, subordinasi, dan marginalisasi terhadap perempuan. Sementara itu, terdapat juga ketidakadilan lainnya, seperti pembentukan labeling atau stereotip gender dan praktik kekerasan terhadap perempuan. Semua itu terjadi karena adanya nilai-nilai budaya patriarki dalam masyarakat setempat. ***** This thesis explains gender inequality in the novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam. The purpose of this research explains that literature is not only limited to the imagination of a writer who is often considered a mere fantasy and has no connection to the socio-cultural conditions of a society. Rather, literature cannot be separated from the dialectic between human interaction and the literary work itself in the medium of fictional writing. The novel Perempuan yang Menangis ke Bulan Hitam is a reflection of the kidnapping marriage case in Sumba, East Nusa Tenggara. Women are kidnapped, then married by force without any marriage agreement by the woman and man individually, thus harming women. This research is important to remind and raise public awareness so that they do not fall into cultural practices that ignore the existence of Human Rights that every person has since birth. This research applies a qualitative approach with the Critical Discourse Analysis method. Data collection was obtained through books, scientific journals, the blog of the novelist being studied, and webinars. The object of this research is the novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam by Dian Purnomo. Meanwhile, the research technique will be carried out by analyzing data using Critical Discourse Analysis according to Norman Fairclough. In this context, language is not neutral or stands alone. Language is always tied to certain social, cultural, and political circumstances. Therefore, discourse through language can also be used to challenge and criticize ideology and power in society. The concept in this research uses the concepts of gender inequality and the theory of gender inequality by Mansour Fakih. Preliminary research results indicate that gender inequality exists in the novel "Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam" This inequality manifests itself in gender inequality, such as male domination, female subordination, and marginalization. Furthermore, other forms of injustice also exist, such as the formation of gender labels or stereotypes and the practice of violence against women. All of this occurs due to the patriarchal cultural values within the local community.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Yuanita Aprilandini, S.Sos, M.Si.; 2). Devi Yulianita Victorine Beta Querida, S.Sos, M.A.
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi
Divisions: FIS > S1 Sosiologi
Depositing User: Ahmad Anugrah Hidayat .
Date Deposited: 11 Aug 2026 06:13
Last Modified: 11 Aug 2026 06:13
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/69949

Actions (login required)

View Item View Item