REGULASI EMOSI ANAK BERDASARKAN GENDER DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH ISLAM (PENELITIAN KUALITATIF USIA 5-6 TAHUN DI TK"EI")

RIKA AJRIA PUTRI, . (2026) REGULASI EMOSI ANAK BERDASARKAN GENDER DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH ISLAM (PENELITIAN KUALITATIF USIA 5-6 TAHUN DI TK"EI"). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
File COVER.pdf

Download (926kB)
[img] Text
File BAB 1.pdf

Download (416kB)
[img] Text
File BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (640kB) | Request a copy
[img] Text
File BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (475kB) | Request a copy
[img] Text
File BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
File BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB) | Request a copy
[img] Text
File Daftar Pustaka.pdf

Download (320kB)
[img] Text
File Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan regulasi emosi anak usia 5-6 tahun berdasarkan gender dalam konteks sekolah Islam yang mengkolaborasikan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum Keagamaan berbasis Nilai Adab Turki. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sampel dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria anak yang memiliki perilaku menonjol dalam meregulasi emosinya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) serta diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik regulasi emosi anak muncul secara bervariasi, meliputi sifat komunikatif, waspada, egoisme, agresif, pasif, aktif, reaktif, tegas, jujur, hingga impulsif. Berdasarkan gender, anak laki-laki cenderung lebih aktif dan reaktif, namun memiliki pemulihan emosi yang cepat, sedangkan anak perempuan cenderung diam, menarik diri, serta membutuhkan dukungan kasih sayang. Kesulitan anak dalam meregulasi emosi ini dipengaruhi oleh perbedaan cara merespon antar-gender serta faktor lingkungan sekolah, seperti kejenuhan akibat jadwal full-day yang padat dan lamanya waktu mengantre pada sesi transisi kegiatan. Meskipun demikian, integrasi nilai adab dan teknik spiritual dalam pembelajaran terbukti memberikan dampak signifikan dalam membantu anak mengalihkan dorongan emosi negatif menjadi perilaku yang lebih terkendali. Oleh karena itu, pemahaman karakter unik gender dan pembiasaan nilai agama menjadi faktor utama dalam mendukung regulasi emosi anak di sekolah. ***** This study aims to describe the emotional regulation of 5-6-year-old children based on gender in a school context that integrates the Merdeka Curriculum with the Turkish Adab Values-based Religious Curriculum. Using a qualitative method with a case study approach, the sample was selected through purposive sampling, with the criteria being children who exhibit prominent behaviors in regulating their emotions. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. The collected data were analyzed using the Miles and Huberman model (data reduction, data presentation, and conclusion drawing) and tested for validity using triangulation techniques. The results show that children's emotional regulation characteristics appear in a variety of ways, including communicativeness, alertness, egoism, aggression, passivity, activity, reactivity, assertiveness, honesty, and impulsiveness. Based on gender, boys tend to be more active and reactive but have faster emotional recovery, while girls tend to be quiet, withdrawn, and need affectionate support. Children's difficulty in regulating their emotions is influenced by gender differences in response patterns and school environmental factors, such as boredom caused by a busy full-day schedule and long queues during transitions. Nevertheless, the integration of ethical values and spiritual techniques into learning has been shown to significantly impact children's ability to redirect negative emotional impulses into more controlled behavior. Therefore, understanding unique gender characteristics and instilling religious values are key factors in supporting children's emotional regulation at school.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Sri Wulan, M.Si. ; 2). Ade Dwi Utami, S.Pd., M.Pd, Ph.D.
Subjects: Pendidikan > Teori, Penelitian Pendidikan
Pendidikan > Psikologi Pendidikan
Pendidikan > Aneka Ragam tentang Pendidikan
Divisions: FIP > S1 Pendidikan Guru PAUD
Depositing User: Rika Ajria Putri .
Date Deposited: 18 Aug 2026 06:09
Last Modified: 18 Aug 2026 06:09
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/69984

Actions (login required)

View Item View Item