PEMBINAAN KARAKTER ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI SENTRA HANDAYANI JAKARTA

AURA AZZAHRA FITRI, . (2026) PEMBINAAN KARAKTER ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI SENTRA HANDAYANI JAKARTA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover .pdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf.pdf

Download (429kB)
[img] Text
BAB II.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (458kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (941kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (384kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) memerlukan pembinaan karakter sebagai bagian dari proses rehabilitasi sosial untuk mendukung perubahan perilaku dan mengembalikan keberfungsian sosialnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembinaan karakter Anak Berhadapan dengan Hukum melalui program rehabilitasi di Sentra Handayani Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pekerja sosial, psikolog, instruktur, dan ABH, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan karakter dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan identifikasi hambatan. Perencanaan diawali dengan asesmen individu sebagai dasar penyusunan layanan rehabilitasi. Pelaksanaan dilakukan melalui bimbingan sosial, layanan psikologis, pembinaan keagamaan, pembinaan fisik, dan pelatihan vokasional yang mengintegrasikan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, empati, dan pengendalian diri. Evaluasi dilakukan melalui observasi perkembangan perilaku dan koordinasi antarprofesi. Hambatan yang ditemukan meliputi keberagaman karakteristik ABH, sistem rehabilitasi yang bersifat on-off, belum adanya instrumen evaluasi karakter yang terstandarisasi, serta tantangan eksternal berupa dukungan keluarga, lingkungan pergaulan, dan stigma masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan karakter telah mencerminkan komponen moral knowing, moral feeling, dan moral behavior menurut Thomas Lickona. Keberhasilan pembinaan karakter tidak hanya bergantung pada pelaksanaan program rehabilitasi, tetapi juga pada dukungan keluarga dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan perubahan perilaku ABH. Kata kunci: Anak Berhadapan dengan Hukum, Pembinaan karakter, Rehabilitasi sosial, Sentra Handayani. ***** Children in Conflict with the Law (ABH) require character development as part of the social rehabilitation process to support behavioral change and restore their social functioning. This study aims to analyze strategies for character development among Children in Conflict with the Law through the rehabilitation program at the Handayani Center in Jakarta. The study employed a qualitative approach using the case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving social workers, psychologists, instructors, and children in conflict with the law, and were subsequently analyzed using the Miles and Huberman model with the assistance of NVivo software. The results indicate that character-building strategies are implemented through four stages: planning, implementation, evaluation, and identification of barriers. Planning begins with individual assessments as the basis for designing rehabilitation services. Implementation is carried out through social guidance, psychological services, religious guidance, physical training, and vocational training that integrate the values of discipline, responsibility, honesty, cooperation, empathy, and self-control. Evaluation is conducted through observation of behavioral development and interprofessional coordination. Obstacles identified include the diversity of characteristics among children and adolescents in care, an on-and-off rehabilitation system, the lack of standardized character evaluation instruments, and external challenges such as family support, peer influence, and social stigma. Meeting Keywords: Children in Conflict with the Law, Character development, social Rehabilitation, Sentra Handayani

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Elmanora, S.Si., M.Si. ; 2). Riswano, M.Pd.
Subjects: Pendidikan > Teori, Penelitian Pendidikan
Pendidikan > Psikologi Pendidikan
Divisions: FT > S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
Depositing User: Aura azzahra fitri .
Date Deposited: 14 Aug 2026 02:51
Last Modified: 14 Aug 2026 02:51
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/70583

Actions (login required)

View Item View Item