IMPLEMENTASI KEBIJAKAN WORK LIFE BALANCE PADA KARYAWAN BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG DEPOK

JONATHAN NOFAOMASI DAELI, . (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN WORK LIFE BALANCE PADA KARYAWAN BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG DEPOK. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover.pdf

Download (436kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (223kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (498kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (188kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (698kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan Work Life Balance pada karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta persepsi karyawan terhadap kebijakan yang telah diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana empat karyawan dijadikan sebagai unit analisis melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Work Life Balance di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok secara formal telah berjalan cukup baik dan terstruktur, mencakup pengaturan jam kerja resmi, hak cuti tahunan 12 hari kerja, kegiatan olahraga bersama, kegiatan kerohanian, gathering tahunan, serta pengecekan kesehatan berkala. Kebijakan ini memberikan manfaat berupa terciptanya lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif serta meningkatnya kepuasan dan loyalitas karyawan terhadap organisasi. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan nyata antara kebijakan formal dan pelaksanaannya di lapangan. Hambatan yang muncul meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang belum sebanding dengan volume pekerjaan, belum adanya mekanisme pembagian beban kerja yang efektif, kegiatan sosialisasi yang kerap dilaksanakan di luar jam kerja dan hari libur, serta aspek kesejahteraan psikologis karyawan yang belum tertangani dengan baik sehingga tekanan pekerjaan kerap terbawa ke kehidupan pribadi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan konstruktif bagi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok dalam mengoptimalkan implementasi kebijakan Work Life Balance guna meningkatkan kesejahteraan dan kinerja karyawan secara berkelanjutan. ***** This study aims to analyze the implementation of the Work Life Balance policy among employees of BPJS Ketenagakerjaan, Depok Branch, to identify supporting and inhibiting factors, as well as employees' perceptions of the policy that has been implemented. This research employs a qualitative approach using a case study method, with four employees selected as the unit of analysis through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the formal implementation of the Work Life Balance policy at BPJS Ketenagakerjaan Depok Branch has been running reasonably well and structured, including the regulation of official working hours, the entitlement to 12 working days of annual leave, joint sports activities, spiritual activities, annual gatherings, and periodic health check-ups. This policy provides benefits such as creating a comfortable and conducive work environment, as well as increasing employee satisfaction and loyalty toward the organization. However, there remains a notable gap between the formal policy and its actual implementation in the field. Emerging obstacles include a limited number of human resources that is not yet proportional to the workload, the absence of an effective workload distribution mechanism, socialization activities that are often conducted outside working hours and on holidays, and the unresolved aspect of employees' psychological well-being, which often causes work-related stress to spill over into their personal lives. This study is expected to provide constructive guidance for BPJS Ketenagakerjaan Depok Branch in optimizing the implementation of the Work Life Balance policy to sustainably improve employee well-being and performance.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Mayang Riyantie, S.I.Kom., M.I.Kom. ; 2). Rizki Firdausi RachmaDania, S.E., M.SM.
Subjects: Manajemen > Manajemen Kantor, Organisasi
Manajemen > Manajemen Sumber Daya Manusia
Divisions: FE > D IV Administrasi Perkantoran Digital
Depositing User: Jonathan Nofaomasi Daeli .
Date Deposited: 19 Aug 2026 07:55
Last Modified: 19 Aug 2026 07:55
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/71911

Actions (login required)

View Item View Item