PERSEPSI ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER DI ABAD 21 PADA ANAK USIA 5-6 TAJUN

SITI NURKHOLISA, . (2026) PERSEPSI ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER DI ABAD 21 PADA ANAK USIA 5-6 TAJUN. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
00 Cover_1105619002.pdf

Download (780kB)
[img] Text
BAB I_1105619002.pdf

Download (329kB)
[img] Text
BAB II_1105619002.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III_1105619002.pdf
Restricted to Registered users only

Download (504kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV_1105619002.pdf
Restricted to Registered users only

Download (425kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V Kesimpulan dan Saran-2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (121kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA-2.pdf

Download (196kB)
[img] Text
LAMPIRAN_1105619002.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

This study was motivated by the importance of character education for early childhood in facing the challenges of the twenty-first century, which are characterized by rapid technological advancement, digitalization, and the need for twenty-first-century skills. Parents, as children's first educators, play a crucial role in developing children's character. Therefore, it is important to examine parents' perceptions of character education. This study aimed to describe parents' perceptions of character education in the twenty-first century for children aged 5–6 years in Pulo Gadung District, East Jakarta. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of parents with children aged 5–6 years in Pulo Gadung District, with a sample of 60 respondents selected through cluster simple random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire covering four indicators: parents' understanding of the importance of 4C skills and digital literacy, perceptions of honesty, religiosity, independence, and responsibility in the digital era, parental guidance and monitoring of children's gadget use and positive habits, and communication with teachers regarding children's character development. The collected data were analyzed using descriptive quantitative analysis with percentage techniques. The findings revealed that parents' perceptions of character education in the twenty-first century were generally classified as good. A total of 68.33% of respondents were categorized as having good perceptions, 31.67% were categorized as fairly good, and none fell into the poor category. The findings also indicate that parents have strong awareness of the importance of developing 4C skills, instilling character values, supervising children's use of digital technology, and collaborating with teachers to support children's character development. It can therefore be concluded that parents have positive perceptions regarding the importance of character education in preparing young children to face the challenges of the twenty-first century. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter pada anak usia dini dalam menghadapi tantangan abad ke-21 yang ditandai dengan perkembangan teknologi, digitalisasi, dan kebutuhan akan keterampilan abad ke21. Orang tua sebagai lingkungan pendidikan pertama memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak, sehingga persepsi orang tua mengenai pendidikan karakter perlu diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi orang tua tentang pendidikan karakter di abad ke-21 pada anak usia 5–6 tahun di Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun di Kecamatan Pulo Gadung, dengan sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert yang memuat empat indikator, yaitu pemahaman orang tua tentang pentingnya keterampilan 4C dan literasi digital, persepsi mengenai kejujuran, religiusitas, kemandirian, dan tanggung jawab di era digital, bentuk bimbingan dan monitoring penggunaan gawai serta pembiasaan positif, dan komunikasi dengan guru terkait perkembangan karakter anak. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi orang tua tentang pendidikan karakter di abad ke-21 berada pada kategori baik. Sebanyak 68,33% responden berada pada kategori baik, 31,67% berada pada kategori cukup baik, dan tidak terdapat responden pada kategori kurang. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa orang tua memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya pengembangan keterampilan 4C, penanaman nilai-nilai karakter, pendampingan penggunaan teknologi digital, serta kemitraan dengan guru dalam mendukung perkembangan karakter anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa orang tua memiliki persepsi positif terhadap pentingnya pendidikan karakter sebagai bekal anak menghadapi tantangan abad ke-21.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. prof. Sofia Hartati, M.Si 2. Dr. Hapidin, M.Pd
Subjects: Pendidikan > Teori, Penelitian Pendidikan
Divisions: FIP > S1 Pendidikan Guru PAUD
Depositing User: Siti Nurkholisa .
Date Deposited: 04 Sep 2026 03:45
Last Modified: 04 Sep 2026 03:45
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/73631

Actions (login required)

View Item View Item