SITI SYARAH PUTRI RAHMAWULLAN, . (2026) PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BERCERITA TERHADAP EFIKASI DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN (PENELITIAN EKSPERIMEN DI TK KECAMATAN PAMULANG). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER-1.pdf Download (465kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (322kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (106kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (126kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (745kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan buku cerita dan boneka wayang sebagai media bercerita terhadap efikasi diri anak usia 5–6 tahun, serta perbedaan pengaruh keduanya. Penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Pretest–Posttest, pada anak kelompok B TK Islam Bukit Indah, Pamulang. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis dengan Paired dan Independent Samples T-Test. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua media bercerita terbukti efektif meningkatkan efikasi diri anak, namun dengan besaran pengaruh yang berbeda. Buku cerita meningkatkan efikasi diri sebesar 17.857 poin (Sig. = 0.000; effect size Cohen's d = 1.47, kategori sangat besar), sementara boneka wayang meningkatkan sebesar 3.500 poin (Sig. = 0.003; d = 0.96, kategori besar), keduanya signifikan (p < 0.05). Terdapat perbedaan signifikan antara kedua media (Sig. = 0.000; selisih N-Gain = 17.50), dengan buku cerita terbukti lebih unggul. Temuan lebih lanjut menunjukkan bahwa keunggulan buku cerita paling menonjol pada dimensi Magnitude (92.86% anak berkategori tinggi, dibandingkan 35.71% pada kelompok boneka wayang), sedangkan pada dimensi Generality kedua media menunjukkan efektivitas yang setara (78.57%), yang mengindikasikan bahwa perbedaan efektivitas kedua media tidak merata di seluruh aspek efikasi diri, melainkan paling terlihat pada kemampuan anak menghadapi tugas yang menantang. Disimpulkan bahwa kedua media efektif meningkatkan efikasi diri anak, namun buku cerita lebih unggul terutama karena menyajikan visualisasi tokoh yang konkret dan dapat diamati berulang kali, sehingga direkomendasikan digunakan secara rutin dalam pembelajaran di TK, dengan boneka wayang tetap dapat digunakan sebagai media pelengkap yang efektif untuk memperkuat kegigihan dan generalisasi keyakinan diri anak. Kata kunci: media bercerita, buku cerita, boneka wayang, efikasi dir, anak usia dini ***** This study examines the effect of storybooks and wayang puppets as storytelling media on the efikasi diri of children aged 5–6 years, and the difference in effect between them. A quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Pretest–Posttest Design was used, involving children in Group B at TK Islam Bukit Indah, Pamulang. Data were collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed using Paired and Independent Samples T-Tests. Findings show that both storytelling media effectively improved children's efikasi diri, though with markedly different magnitudes of impact. Storybooks increased efikasi diri by 17.857 points (Sig. = 0.000; Cohen's d = 1.47, very large effect), while wayang puppets increased it by 3.500 points (Sig. = 0.003; d = 0.96, large effect), both statistically significant (p < 0.05). A significant difference was found between the two media (Sig. = 0.000; N-Gain difference = 17.50), with storybooks proving superior. Further findings indicate that this superiority was most pronounced in the Magnitude dimension (92.86% of children in the high category versus 35.71% for wayang puppets), while both media performed equally well in the Generality dimension (78.57%), suggesting that the difference in effectiveness was not uniform across all aspects of efikasi diri but concentrated in children's willingness to take on challenging tasks. It is concluded that both media effectively improve children's efikasi diri, with storybooks being superior primarily due to their concrete, repeatable visual representation of characters, and are recommended for routine use in kindergarten learning, while wayang puppets remain an effective complementary medium for strengthening persistence and generalized self-belief. Keywords: storytelling media, storybooks, wayang puppets, efikasi diri, early childhood
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Hikmah, M.M., M.Pd. ; 2). Prof. Dr. Sofia Hartati, M.Si. |
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan Dasar > Pendidikan Anak |
| Divisions: | FIP > S1 Pendidikan Guru PAUD |
| Depositing User: | Siti Syarah Putri Rahmawullan . |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:18 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:18 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/74102 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
