PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 4-5 TAHUN (Ex Post Facto di Taman Kanak-kanak PGRI Mayung Cirebon)

ENAH JUHAENAH, . (2010) PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 4-5 TAHUN (Ex Post Facto di Taman Kanak-kanak PGRI Mayung Cirebon). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover.pdf

Download (13kB)
[img] Text
Surat Pernyataan Keaslian Skripsi.pdf

Download (52kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (56kB)
[img] Text
Abstract.pdf

Download (55kB)
[img] Text
Kata Pengantar.pdf

Download (91kB)
[img] Text
Dafar Isi.pdf

Download (99kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (85kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (316kB)
[img] Text
BAB 3.pdf

Download (214kB)
[img] Text
BAB 4.pdf

Download (208kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (114kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (58kB)
[img] Text
Lembar Persembahan.pdf

Download (79kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Foto Uji Coba Instrumen dan Penelitian.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Daftar Riwayat Hidup.pdf

Download (66kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemampuan berbicara anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-kanak PGRI Mayung, Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Ex Post Facto. Sampel dalam penelitian ini adalah anak Taman Kanak-kanak PGRI Mayung usia 4-5 tahun yang berjumlah 55 anak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket untuk pola asuh orang tua dan metode observasi untuk kemampuan berbicara anak. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan uji-t, pada taraf signifikansi α = 0,05. Bedasarkan analisis data menggunakan uji-t diperoleh = 20,61 > = 1,7 maka ditolak dan diterima. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan berbicara anak-anak usia 4-5 tahun yang diasuh dengan pola asuh demokratis lebih tinggi daripada anak-anak yang diasuh dengan pola asuh otoriter. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pola asuh orang tua dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan untuk mengoptimalkan kemampuan berbicara anak. Dengan pola asuh orang tua yang demokratis maka kemampuan berbicara anak akan tinggi, demikian sebaliknya dengan pola asuh orang tua yang otoriter maka kemampuan berbicara anak akan rendah. Orang tua bisa memberikan motivasi pada anak untuk dapat mengoptimalkan kemampuan berbicara dengan cara senantiasa mengajak anak berkomunikasi atau berembuk mengenai tindakan yang harus diambil, memberi kesempatan kepada anak berpartisipasi dalam pembicaraan, menghargai pendapat anak, menanggapi pertanyaan-pertanyaan anak dan membacakan cerita untuk anak. Hal tersebut tentu saja akan membuat anak merasa dihargai kehadirannya sehingga anak lebih terbuka dan komunikatif dalam berbicara, lancar dalam bercerita, inisiatif dalam mengemukakan pendapat, serta lebih mudah berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungannya. ***** This study aimed to investigate the influence of parents on ways to teach speaking skills of children aged 4-5 years. This research was conducted in kindergarten PGRI Mayung, Cirebon. The method used in this research is ex post facto. The sample in this study were kindergarten children PGRI Mayung 4-5 years of age numbered 55 children with a sampling technique using a simple random sampling. Data were collected by using questionnaires for ways to teach parents and observation methods to spoken child. Data analysis techniques used to test the hypothesis is to test-t, at significance level α = 0.05. Based on analysis of data obtained using t-test = 20,61 > = 1,7 result: rejected and accepted. Thus, this study concludes that the ability to talk to the children aged 4-5 years with a pattern of care for foster democratic higher than children raised by authoritarian parenting. Implications of this research is that the pattern of care parents can serve as educational tools to optimize your child's ability to speak. Parents with child care that is democratic then the ability to speak the child will be high, and vice versa with the pattern of authoritarian parenting parents the ability to speak the child will be low. Parents can provide motivation for children to be able to optimize the ability to speak with a way of always taking the child to communicate or negotiate about the actions to be taken, giving kids the opportunity to participate in the talks, respect the opinion of children, responding to the questions of children and stories reading to children. This course will make your child feel appreciated his presence so that the child is more open and communicative in speaking, fluent in story telling, the initiative to escalate their opinions, and easier to interact and socialize with their environment.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1)Dra. Gusti Yarmi, M.Pd 2)Dra. Iva Sarifah, M.Pd
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar > Pendidikan Anak
Divisions: FIP > S1 Pendidikan Guru PAUD
Depositing User: PKL .
Date Deposited: 22 Oct 2026 07:19
Last Modified: 22 Oct 2026 07:19
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/74497

Actions (login required)

View Item View Item