Mitos Dayak Benuaq dalam Novel Upacara Karangan Korrie Layun Rampan dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra di SMA (Suatu Pendekatan Strukturalisme Lévi-Strauss).

AHMAD MARZUQI., . (2012) Mitos Dayak Benuaq dalam Novel Upacara Karangan Korrie Layun Rampan dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra di SMA (Suatu Pendekatan Strukturalisme Lévi-Strauss). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (21kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (52kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (150kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (34kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (233kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (37kB)
[img] Text
COVER.pdf

Download (61kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (45kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (45kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (34kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (131kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (21kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mitos Dayak Benuaq yang terdapat dalam novel Upacara karangan Korrie Layun Rampan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis strukturalisme Lévi-Strauss. Penelitian ini dilakukan di Jakarta selama semester genap tahun akademik 2011-2012. Penelitian difokuskan pada mitos Dayak Benuaq dalam novel Upacara karangan Korrie Layun Rampan. Analisis dilakukan dengan menggunakan tabel struktur novel Upacara. Tabel tersebut terdiri dari enam kolom berisi mitem-mitem. Mitem-mitem dalam satu kolom menunjukkan kesamaan ciri umum dan kesamaan ciri umum tersebut menunjukkan hubungan oposisional. Terdapat enam kesamaan ciri umum yang membentuk tiga pasangan oposisi, yakni: (a) tindakan yang menunjukkan kemampuan manusia dan (b) tindakan yang menunjukkan ketidakmampuan manusia, (c) perjalanan dan kedatangan roh ke dunia manusia dan (d) perjalanan dan kedatangan manusia ke dunia roh, (e) tindakan yang menunjukan pengingkaran terhadap adat dan tradisi dan (f) tindakan yang menunjukkan kepatuhan terhadap adat dan tradisi. Dari tiga pasang oposisi tersebut berhasil disusun dua struktur segitiga tegak dan satu skema. Dari struktur dan skema tersebut dapat terlihat adanya tiga hal yang menjadi dasar dalam kisah novel Upacara, yakni (1) kepercayaan terhadap kehadiran dewa dan roh dengan segala kuasa-Nya, (2) kepercayaan terhadap adanya dunia roh, dan (3) upacara-upacara yang mereka lakukan. Dari ketiga hal tersebut dapat disimpulkan adanya dua hal yang menunjukkan mitos Dayak Benuaq dalam novel Upacara, yakni (1) keterlibatan tokoh dewa dan roh dalam penceritaan dan (2) berbagai upacara yang menjadi pusat cerita. Penelitian ini dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran sastra. Hal ini dapat dilaksanakan pada pembelajaran sastra di SMA kelas XI pada kompetensi dasar 7.2 tentang menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel. Kata kunci: mitos, strukturalisme Lévi-Strauss, mitem, kesamaan ciri umum, oposisi, struktur, skema.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1.) Irsyad Ridho, M.Hum. 2.) Drs. Utjen Djusen, M.Hum.
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Indonesia
Bahasa dan Kesusastraan > Kesusastraan > Sastra Indonesia
Divisions: FBS > S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: putra putra putra
Date Deposited: 30 Oct 2019 13:22
Last Modified: 30 Oct 2019 13:22
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/850

Actions (login required)

View Item View Item