LUTHFIA HARIEF, . (2026) SISTEM ABSENSI FINGERPRINT SEBAGAI ALAT PENDETEKSI KADAR OKSIGEN, DENYUT JANTUNG(OXIMETER) DAN PENGUKURAN SUHU TUBUH BERBASIS INTERNET OF THING. Diploma thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (979kB) |
|
|
Text
BAB I (1).pdf Download (202kB) |
|
|
Text
BAB II (2).pdf Restricted to Registered users only Download (442kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III (1).pdf Restricted to Registered users only Download (497kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV (1).pdf Restricted to Registered users only Download (987kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V (1).pdf Restricted to Registered users only Download (183kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (1).pdf Download (115kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (1).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan integrasi antara sistem absensi dan pemantauan kondisi kesehatan secara real time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat sistem absensi berbasis sidik jari menggunakan sensor fingerprint AS608 yang terintegrasi dengan pendeteksi kadar oksigen dalam darah dan denyut jantung menggunakan sensor MAX30102 serta pengukur suhu tubuh berbasis sensor MLX90614. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pencatatan kehadiran sekaligus memantau kondisi kesehatan pengguna secara otomatis. Perangkat dikendalikan oleh mikrokontroler yang berfungsi sebagai pusat pemrosesan data, kemudian hasil pembacaan sensor dikirimkan ke server berbasis IoT melalui jaringan internet. Data kehadiran dan parameter kesehatan disimpan dalam basis data dan dapat diakses melalui aplikasi web secara daring. Proses absensi dilakukan setelah sidik jari terverifikasi, sehingga sistem dapat meminimalkan kecurangan dan meningkatkan akurasi data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan identifikasi sidik jari dengan baik serta menampilkan data kadar oksigen, denyut jantung, dan suhu tubuh secara stabil. Data yang diperoleh dapat tersimpan dan ditampilkan secara real time melalui platform IoT. Dengan demikian, sistem absensi ini tidak hanya berfungsi sebagai pencatat kehadiran, tetapi juga sebagai alat pendukung pemantauan kesehatan, sehingga dapat diterapkan pada lingkungan pendidikan maupun instansi kerja. Kata kunci: Sistem Absensi, Fingerprint, Oksimeter, Suhu Tubuh, ESP32, Internet of Things
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. TARYUDI, Ph.D |
| Subjects: | Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknologi (umum) Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Elektronika |
| Divisions: | FT > D III Teknik Elektronika |
| Depositing User: | Luthfia Harief . |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 03:34 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 03:34 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/63537 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
