PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK ANAK USIA 5–6 TAHUN MELALUI BERMAIN IMAJINASI KELOMPOK DENGAN BUKU CERITA BERGAMBAR “PETUALANGAN CAHAYA” DI TAMAN KANAK-KANAK

SOFIA KAMELIA, . (2026) PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK ANAK USIA 5–6 TAHUN MELALUI BERMAIN IMAJINASI KELOMPOK DENGAN BUKU CERITA BERGAMBAR “PETUALANGAN CAHAYA” DI TAMAN KANAK-KANAK. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (467kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (188kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (366kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (465kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (162kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan proses sains anak usia dini yang masih perlu dikembangkan, khususnya pada aspek mengamati, mengklasifikasi, memprediksi, mengukur, dan mengomunikasikan. Keterampilan proses sains berperan penting dalam menumbuhkan sikap ilmiah serta cara berpikir anak sejak usia dini. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain imajinasi kelompok dengan menggunakan buku cerita bergambar “Petualangan Cahaya”. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di BKB PAUD Sakura RW. 06 dengan subjek penelitian sebanyak 5 orang anak. Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I dilaksanakan dalam 6 pertemuan dan siklus II dalam 7 pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan proses sains anak secara bertahap. Pada tahap pra-siklus, perhatian anak dalam melakukan pengamatan masih terbatas dan penyampaian hasil pengamatan masih memerlukan arahan. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I, anak menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dalam kegiatan, melakukan pengamatan terhadap sumber cahaya dengan lebih terarah, melakukan klasifikasi berdasarkan karakteristik sederhana, serta mengemukakan dugaan awal terhadap fenomena yang diamati. Pada siklus II, perkembangan terlihat lebih optimal, ditandai dengan pengamatan yang lebih fokus, klasifikasi berbagai sumber cahaya, penggunaan alat ukur sederhana, serta penyampaian hasil pengamatan secara lisan dengan lebih lancar dan percaya diri. Peningkatan tersebut juga terlihat dari persentase keterampilan proses sains anak yang meningkat dari 34,206% pada pra-siklus menjadi 78,94% pada siklus I dan 89,208% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain imajinasi kelompok dengan menggunakan buku cerita bergambar “Petualangan Cahaya” efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains anak usia dini ***** This study is motivated by early childhood science process skills that still need to be developed, particularly in the aspects of observing, classifying, predicting, measuring, and communicating. Science process skills play an important role in fostering scientific attitudes and ways of thinking from an early age. Therefore, learning activities that are appropriate to children’s characteristics and provide meaningful learning experiences are needed. This study aims to improve the science process skills of children aged 5–6 years through group imaginative play activities using the picture storybook “Petualangan Cahaya.” This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted at BKB PAUD Sakura RW 06 with five children as research subjects. The CAR model used is the Kemmis and McTaggart model, which consists of planning, action, observation, and reflection stages implemented in two cycles. Cycle I was conducted in six meetings, while Cycle II was carried out in seven meetings. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, and data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show a gradual improvement in children’s science process skills. During the pre-cycle stage, children’s attention in observation activities was limited, and the communication of observation results still required guidance. In Cycle I, children showed increased involvement in activities, conducted more directed observations of light sources, classified objects based on simple characteristics, and expressed initial predictions. In Cycle II, development was more optimal, indicated by more focused observations, classification of various light sources, use of simple measuring tools, and clearer verbal communication of observation results. This improvement is reflected in the increase in science process skills from 34.206% in the pre-cycle to 78.94% in Cycle I and 89.208% in Cycle II. Based on these findings, group imaginative play activities using the picture storybook “Petualangan Cahaya” are effective in improving early childhood science process skills(*****)

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Ade Dwi Utami, M.Pd., Ph.D.; 2). Azizah Muis, M.Pd.
Subjects: Pendidikan > Penelitian Tindakan Kelas
Pendidikan > Penelitian Tindakan Kelas > Metode Belajar Mengajar
Divisions: FIP > S1 Pendidikan Guru PAUD
Depositing User: Sofia Kamelia .
Date Deposited: 18 Feb 2026 02:22
Last Modified: 18 Feb 2026 02:22
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/65431

Actions (login required)

View Item View Item