PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PENERAPAN DAN INFRASTRUKTUR CORETAX TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PRIBADI DALAM PENGGUNAAN CORETAX

ELBA SEVILLE, . (2026) PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PENERAPAN DAN INFRASTRUKTUR CORETAX TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PRIBADI DALAM PENGGUNAAN CORETAX. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover - Daftar isi_Elba Seville_1706619073.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab I_Elba Seville_1706619073.doc.pdf

Download (217kB)
[img] Text
Bab II_Elba Seville_1706619073.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB) | Request a copy
[img] Text
Bab III_Elba Seville_1706619073.pdf
Restricted to Registered users only

Download (365kB) | Request a copy
[img] Text
Bab IV_Elba Seville_1706619073.pdf
Restricted to Registered users only

Download (518kB) | Request a copy
[img] Text
Bab V_Elba Seville_1706619073.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB) | Request a copy
[img] Text
Bibliography_Elba Seville_1706619073.pdf

Download (209kB)
[img] Text
Lampiran - Daftar Riwayat Hidup_Elba Seville_1706619073_compressed.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman perpajakan, penerapan Coretax, dan infrastruktur Coretax terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam penggunaan Coretax. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya mengoptimalkan sistem administrasi pajak digital dengan menggunakan Coretax sebagai upaya untuk meningkatkan ketaatan para wajib pajak. Kemajuan dalam menerapkan sistem bergantung pada beberapa faktor, seperti pemahaman pajak, penerapan dalam penggunaan coretax, serta kualitas infrastruktur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Penelitian ini mendapatkan data primer dengan cara mendistribusikan kuesioner kepada 257 orang wajib pajak orang pribadi di Jakarta. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SmartPLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman perpajakan berpengaruh postif dan signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Infrastruktur Coretax juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi. Di sisi lain, penerapan Coretax tidak berdampak signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Nilai R² sebesar 0,490 menunjukan bahwa variabel pemahaman perpajakan, penerapan Coretax, dan infrastruktur Coretax mampu menjelaskan sebesar 49,0% variabel kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi, sedangkan sisanya sebesar 51,0% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan pemahanan perpajakan dan infrastruktur Coretax merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Pajak diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan mengenai penggunaan Coretax, meningkatkan pendampingan kepada wajib pajak selama proses implementasi, serta terus mengoptimalkan kualitas infrastruktur Coretax agar pemanfaatan sistem dapat berjalan lebih efektif dan mendukung peningkatan kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. **** This study aims to examine the influence of tax understanding, Coretax implementation, and Coretax infrastructure on individual taxpayer compliance in the use of Coretax. The study is based on the importance of optimizing the digital tax administration system through the implementation of Coretax as an effort to improve taxpayer compliance. The successful implementation of the system depends on several factors, including taxpayers' understanding of taxation, the implementation of Coretax, and the quality of the supporting infrastructure. This research employed a quantitative method with a survey approach. Primary data were collected by distributing questionnaires to 257 individual taxpayers in Jakarta. Data were analyzed using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (PLS-SEM) method with SmartPLS 4 software. The results indicate that tax understanding has a positive and significant effect on individual taxpayer compliance. Coretax infrastructure also has a positive and significant effect on individual taxpayer compliance. On the other hand, Coretax implementation does not have a significant effect on individual taxpayer compliance. Therefore, the Directorate General of Taxes is expected to strengthen the implementation of Coretax by expanding socialization programs, providing continuous taxpayer education and technical assistance, and encouraging wider adoption of the system. These efforts, together with improvements in Coretax infrastructure, are expected to support higher levels of individual taxpayer compliance in the future.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Choirul Anwar, SE., MBA., MAFIS., MCIS., AK., CA, CPA, CRCS, CSRA 2). Dr. Ayatulloh Michael Musyaffi, SE.,M.Ak.
Subjects: Ilmu Sosial > Perdagangan, e-commerce > Akuntansi
Ilmu Sosial > Pajak dan Perpajakan
Divisions: FE > S1 Akuntansi
Depositing User: ELBA SEVILLE .
Date Deposited: 26 Aug 2026 08:18
Last Modified: 26 Aug 2026 08:18
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/73239

Actions (login required)

View Item View Item